Tiga Orang Remaja Perempuan yang Diamankan Satpol PP Pariaman Merupakan Anggota Geng Petarung

Tiga Orang Remaja Perempuan yang Diamankan Satpol PP Pariaman Merupakan Anggota Geng Petarung Tiga remaja perempuan yang diamankan di mako Satpol PP Padang, Jumat (19/2/2021)(Foto: Peri)

Covesia.com - Tiga orang remaja perempuan yang diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), pada Jumat (19/2/2021) dini hari merupakan anggota Geng Petarung.

Hal itu dibenarkan oleh Ketua Lembaga Perlindungan Korban Tindak Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (LPKTKTPA) unit Rumah Perlindungan Sosial Anak Delima, Pariaman, Fatmiyeti Kahar saat ditemui di Mako Satpol PP Kota Pariaman pada Jumat (19/2/2021).

"Iya, tiga orang perempuan remaja ini adalah anggota Geng Petarung," sebut Fatmiyeti.

Diketahui, Geng Petarung ini adalah perkumpulan remaja yang jumlahnya mencapai ratusan orang tersebar di seluruh kawasan Sumbar. Selain itu mereka juga tergabung dalam sebuah grup Facebook dan whatsApp.

Lanjut Fatmiyeti, untuk di Kota Pariaman dan Padang Pariaman, Geng Petarung ini memiliki sekitar 200 orang anggota. 

"Ada ratusan anggotanya di Kota Pariaman dan Padang Pariaman, dan mereka itu terdiri dari perkumpulan remaja perempuan dan laki-laki," katanya. 

Fatmiyeti menyebutkan, mereka itu berinteraksinya dengan sesama mereka menggunakan sandi. Sandinya ada A sampai Z.

"Geng ini hobinya menonton organ tunggal sambil berjoget, kemudian mabuk-mabukan dan hal lainnya," katanya. 

Kemudian, tidak hanya itu geng tersebut juga punya aktivitas suka berburu babi dan mendaki gunung. Untuk mendaki gunung itu titik kumpul mereka di daerah Kota Pariaman, di Kurai Taji.

Sebelumnya Kepala Bidang (Kabid) Penegak Peraturan Perundang-Undangan Daerah (PPUD) dan Sumber Daya Manusia (SDM) Satpol PP dan Damkar Kota Pariaman, Muhammad Taufiq mengatakan, tiga orang remaja diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pariaman, karena melanggar peraturan daerah (Perda) nomor 10 tahun 2013 tentang penyakit masyarakat (Pekat).

Tiga orang tersebut dengan inisial nama P (18) dan D (17) merupakan warga Padang Panjang, kemudian A (17) warga Kota Pariaman. Mereka diamankan pada Jumat (19/2/2021) dini hari. 

Tiga orang tersebut diamankan karena masih berkeliaran dilarut malam yang tidak mempunyai tujuan.

Taufiq menyebutkan, sebenarnya tiga remaja tersebut bukan Pekerja Seks Komersial (PSK), namun mereka ini merupakan anggota sebuah geng yang mana selalu hadir saat ada acara orgen tunggal. 

"Mereka ini kalau ada acara yang menggunakan orgen tunggal selalu hadir, untuk berjoget dan bahkan hingga mabuk-mabukan," katanya. 

Kemudian setelah itu melakukan hubungan suami istri, tapi itu hanya dengan pacar masing-masing mereka, dan untuk tempatnya seperti di pondok kosong.

Mereka ini melakukan hubungan itu tidak harus dibayar, cukup dengan pacaran, setelah itu diberi makan atau minum.

Taufiq mengatakan, sekarang pihaknya mengirim remaja tersebut ke PSKW Andam Dewi Provinsi Sumbar, di Sukarami Kabupaten Solok. Semoga dengan dibina di sana bisa merubah pola pikir remaja tersebut menjadi lebih baik. 

(per)

Berita Terkait

Baca Juga