Langgar Aturan, Satpol PP dan Polisi Tertibkan Aktivitas Tambang Pasir di Pariaman

Langgar Aturan Satpol PP dan Polisi Tertibkan Aktivitas Tambang Pasir di Pariaman Saat penertiban aktivitas tambang pasir ilegal di Kota Pariaman, Senin (15/2/2021)(Foto: Peri)

Covesia.com - Karena kegiatan sudah tidak sesuai dengan ketentuan, Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Reskrim Polres Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), menertibkan tambang pasir ilegal di kawasan Padang Biriak-Biriak kota tersebut. 

Kegiatan penertiban penambangan pasir ilegal tersebut dilakukan pada Senin (15/2/2021).

"Dalam penertiban itu, kami bekerjasama dengan Satreskrim Polres Kota Pariaman," sebut Kasat Pol PP Kota Pariaman, Elfis Candra usai penertiban tersebut.

Lanjut Elfis, pihaknya menertib kegiatan tambang pasir itu karena sudah tidak sesuai dengan ketentuan, yaitu mereka telah mengeruk pasir laut.

"Sebelumnya kami sudah melakukan pembinaan terhadap para pelaku aktivitas tambang tersebut, tapi sekarang ini mereka sudah melanggar ketentuan," jelasnya.

Penambang pasir ilegal ini melanggar undang-undang nomor 3 tahun 2020 tentang pertambangan, serta melanggar peraturan daerah (perda).

"Sebelumnya para penambang pasir ini hanya menggali pasir di aliran sungai. Tapi karena sekarang mereka masuk ke wilayah laut, maka kami tindak," katanya. 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kota Pariaman, Elvis menyebutkan, untuk para penambang yang melanggar itu tidak langsung ditahan pihaknya, namun dilakukan pembinaan lagi.

"Kami bina lagi, dan ini untuk terakhir kalinya. Namun jika mereka melakukan lagi setelah ini baru akan dikenakan hukum," ujarnya.

Elvis mengungkapkan, bahwa kalau aktivitas tambang di laut ini dibiarkan,  maka akan menyebabkan abrasi pantai, dan ini akan membahayakan keselamatan banyak orang. 

(per)

Berita Terkait

Baca Juga