Ribut di Depan Kadis, Begini Penjelasan Kedua ASN Dishub Solok Selatan yang Saling Lapor

Ribut di Depan Kadis Begini Penjelasan Kedua ASN Dishub Solok Selatan yang Saling Lapor Ilustrasi surat bukti laporan MM ke Polres Solok Selatan, Senin (8/2/2021)(Foto: Istimewa)

Covesia.com - Dua ASN yang menjabat kepala seksi di Dinas Perhubungan terlibat keributan di ruangan dan di hadapan Kepala Dinas Perhubungan, Senin (8/2/2021) silam. Keduanya pun saling lapor ke kepolisian karena merasa sama-sama dianiaya secara fisik. ASN ini berinisial MM dan AF. 

MM yang dikonfirmasi menyebutkan dirinya saat masuk ke ruangan Kadis, ia melihat AF dan kepala dinas sudah bersitegang. Bahkan AF sudah bersiap untuk memukul Kadis. 

Melihat situasi seperti ini, MM langsung mengambil posisi berdiri ditengah keduanya untuk melerai. Saat itulah Kepala Dinas mencoba lari ke pintu keluar. Namun AF berupaya mengejar kepala Dinas. 

MM pun terus menghalangi AF agar tidak bisa mengejar kepala Dinas. Kesal karena dihalangi, AF pun menampar MM dan langsung pingsan. 

Setelah sadar, MM sudah berada di Puskesmas Sangir. Anak MM yang mengetahui ibunya pingsan karena ditampar AF pun langsung menghampiri ibunya ke puskesmas.  

Tak lama di puskesmas, anak MM melihat AF datang. Karena emosi, anak MM langsung memukul AF di puskesmas. 

Sementara itu, AF yang dikonfirmasi membantah keterangan MM. Di dalam ruangan, memang ia bersitegang dengan kepala dinas. Tetapi tidak ada upaya untuk menyerang Kadis. 

"Bersitegang dengan kadis memang iya. Nada suara kami berdua memang sedang tinggi. Tapi tidak ada saya berniat atau berupaya menyerang kadis," kata AF ketika dikonfirmasi. 

Saat suara sedang sama-sama tinggi, AF mengaku MM masuk ke ruangan seperti orang membuka paksa pintu. Kemudian langsung menyerang AF. 

"Dia masuk tanpa assalammualaikum dan membuka pintu secara keras. Kemudian langsung mencakar saya. Dia duluan yang menyerang. Saya menampar karena mempertahankan diri," kata AF.

Setelah keributan ini, AF keluar ruangan. Dilihatnya MM diangkat oleh empat orang staf Dishub ke mobil untuk dibawa ke puskesmas. Saat diangkat itu, ia meminta maaf. Tapi direspon MM dengan kata-kata kotor. 

"Waktu diangkat ke mobil untuk ke puskesmas, saya sudah minta maaf. Tapi MM malah memaki saya," katanya. 

AF pun mengikuti mobil yang membawa MM. Dan tujuannya tidak langsung ke Puskesmas. Tetapi ke rumah dulu, kemudian ke Polsek Sangir untuk melapor dan baru ke Puskesmas. 

Melihat dirinya di laporkan, AF juga melapor ke Polsek Sangir. Saat akan di visum di Puskesmas Sangir dan diiringi oleh anggota Polsek, ia bertemu dengan anak MM.

"Saat ke puskesmas bersama anggota Polsek untuk visum, anak MM langsung menyerang saya. Akibatnya pelipis dan rahang saya memar. Kejadian ini dihadapan anggota Polsek," ucapnya.

Baca juga: Dua ASN Dishub Solok Selatan Saling Lapor Terkait Penganiayaan

Merasa dianiaya dua kali, AF juga melaporkan anak MM ke Polsek Sangir. 

Menanggapi persoalan ini, Pj Sekda Kabupaten Solok Selatan, Doni Rachmat Samulo mengatakan sudah mengetahui persoalan ini. Dirinya juga sudah memanggil kedua belah pihak. Namun, satu pihak belum menghadap karena sedang dinas keluar kota.

"Memang ada gesekan internal di Dishub. Keduanya sudah saya panggil. Tapi baru satu pihak yang memberikan keterangan. Sedangkan satu pihak lagi belum karena sedang dinas luar ke Kota Padang," sebut Doni melalui seluler. 

Doni juga mengatakan dalam minggu ini kedua belah pihak diupayakan untuk berdamai. 

"Sekretaris Dishub sudah saya minta agar satunya lagi bisa menghadap saya. Diupayakan dalam minggu ini berdamai. Saya tidak mau akan berpengaruh terhadap kinerja Dishub. Apalagi mereka berdua memangku jabatan," katanya.

(agg)

Berita Terkait

Baca Juga