12 Ribu Unit Rumah di Pessel Tercatat Dalam Kategori Tidak Layak

12 Ribu Unit Rumah di Pessel Tercatat Dalam Kategori Tidak Layak Kepala Dinas Perkimtan Pessel, Mukhridal. (Foto: Indra Yen)

Covesia.com - Sebanyak 12 ribu unit rumah warga di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) tercatat masih dalam kategori tidak layak huni, dan angka tersebut berdasarkan hasil survei terakhir per Desember 2020.

Kepala Dinas Perkimtan Pessel, Mukhridal mengungkapkan, berdasarkan hasil survei terakhir dari 182 nagari yang ada di daerah itu, tercatat sebanyak 12 ribu rumah dalam keadaan tidak layak huni. 

"Data terakhir per Desember 2020 totalnya 12 ribu, dan data itu disurvei langsung oleh pusat di 182 nagari, serta didampingi pihak dinas dan pihak nagari, "sebutnya pada Covesia.com Kamis (11/2/2021). 

Kemudian disampingnya, total keseluruhan data yang masuk dalam kategori tidak layak, diserahkan full secara keseluruhan ke Kementerian pusat. 

"Karena datanya sudah dipusat, untuk kuota dan berapa jumlah bantuan RTLH untuk tahun 2021, kita masih menunggu. Sebab, pusat belum mengeluarkan jumlah kuota bantuan RTLH untuk masing-masing daerah yang ada di Indonesia," ucapnya. 

Ia menambahkan, kalau dari Pemkab sendiri RTLH tahun ini dianggarkan melalui APBD ada sebanyak 520 unit rumah. 

"520 unit rumah tersebut merupakan realisasi APBD tahun 2020, yang tertunda sebab re-focusing anggaran karena Covid-19. Maka kita lanjutkan dengan anggaran tahun ini," ujarnya.

Sejauh ini, kata Muhridal, total bantuan RTLH di Pessel, yang sudah dilaksanakan sejak 4 tahun terakhir ada sebanyak 7.000 unit lebih rumah yang dibedah. 

"7.000 unit rumah yang telah dibedah itu, dananya bersumber dari APBN, APBD, Baznas dan Nagari. Dan sumber dana yang paling banyak dari APBN, ada sekitar 1.000 pertahun kita dapat bantuan RTLH," katanya. 

Kendati demikian, ia berharap untuk tahun 2021 ini, bantuan RTLH dari kementerian atau pusat di Pessel, lebih dari 1.000 unit rumah. 

Selain itu, pihaknya juga berharap dan mengupayakan melalaui kerjasama bantuan RTLH dengan BAZ dan Pokir-Pokir Anggota DPRD. 

"Muda-mudahan, dengan adanya program RTLH, masyarakat kita sudah bisa menempatkan rumah yang layak untuk tinggal, dan kita targetkan dengan berbagai upaya untuk tahun ini lebih kurang 2.000 unit rumah bisa dibedah," kata dia.

(ind)

Berita Terkait

Baca Juga