Lima Orang Pasien Kecelakaan Bus di Madina Sudah Diperbolehkan Pulang

Lima Orang Pasien Kecelakaan Bus di Madina Sudah Diperbolehkan Pulang RSUD Panyabungan (Foto: Istimewa)

Covesia.com - Sebanyak 5 orang korban Kecelakaan Bus Pariwisata yang mengangkut rombongan sejumlah kepala OPD Kabupaten Agam di Jalinsum Desa Lumban Pasir, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Madina yang mendapat penanganan di RSUD Panyabungan sudah diperbolehkan pulang untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

Kepala Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Agam, Khasman Zaini mengatakan kelima pasien tersebut adalah Staf Ahli Sekab Agam, Isman Imran, Kadistan Arief Restu, Kadinsos, Rahmi Artati, Kadis Tenaga Kerja Retmiwati dan Kadisdukcapil Misran.

"Enam korban yang dirawat hari ini sudah diperbolehkan pulang, meski demikian salah satu korban atas nama Aryati memutuskan tetap melanjutkan perawatan di RSUD setempat dengan alasan masih dalam kondisi lemah," ujarnya saat dikonfirmasi.

Dijelaskan Khasman Zaini, saat ini seluruh pasien sudah didampingi keluarga masing-masing dan sedang bersiap-siap untuk bertolak ke Kabupaten Agam.

Sementara itu untuk korban lainnya yang mendapat luka yang cukup parah saat ini sudah dirujuk ke RSUP M Djamil Padang guna penanganan lebih lanjut. "Alhamdulillah untuk proses pulang, Pihak Rumah sakit siap memfasilitasi seluruh pasien," katanya lagi.

Pemerintah kabupaten Agam mengucapkan terima kasih atas pelayanan kesehatan yang diberikan pihak RSUD Panyabungan karena seluruh korban ditangani dengan cepat dan optimal.

"Saya mewakili Pemda Agam mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas pelayanan yang sudah diberikan pihak RSUD kepada korban kecelakaan, seluruhnya mendapatkan pelayanan maksimal," katanya lagi.

Sementara itu 3 orang korban dalam peristiwa kecelakaan di Kabupaten Madina dinyatakan meninggal dunia, 1 merupakan sopir yang membawa bus dan 2 orang lagi pejabat Pemda Agam.

(jhn)


Berita Terkait

Baca Juga