Begini Kondisi Seluruh Penumpang Bus Rombongan Pejabat Pemda Agam yang Masuk Jurang di Madina

Begini Kondisi Seluruh Penumpang Bus Rombongan Pejabat Pemda Agam yang Masuk Jurang di Madina Tampak Bus pariwisata yang mengangkut sejumlah pejabat Pemda Agam yang masuk jurang, di Mandailing Natal, Senin (8/2/2021)(Foto: Istimewa)

Covesia.com -  Sebanyak 11 orang pejabat di Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat yang menjadi korban kecelakaan di Penyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara, dirujuk dari Puskesmas Kotanopan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Penyabungan.

Kepala Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Agam, Kasman Zaini mengatakan, 11 pejabat itu yakni, Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Agam Ermanto, Staf Ahli Bupati Isman Imran, Staf Ahli Bupati Aryati, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Agam Fatimah.

"Ketiga korban ini mengalami luka yang cukup berat dan harus mendapatkan perawatan intensif," ujarnya.

Sementara itu untuk korban yang menderita luka sedang adalah Staf Ahli Sekab Agam, Isman Imran,  Kepala Dinas Duk KB PP dan PA Agam Erniwati, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Agam Jetson, Kepala Dinas Sosial Agam Rahmi Artati. 

Seterusnya Kepala Dinas Pertanian Agam Arief Restu,  Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Agam Misran, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan Agam Retmiwati dan Jafrizal.

Adapun korban yang mengalami luka ringan Adalah Kepala Dinas Perhubungan Agam Dandi Pribadi dan Sekretaris Pribadi Wakil Bupati Rina Efawani. Keduanya tetap menjalankan perawatan di Puskesmas Kotanopan.

"Untuk korban meninggal dunia atas nama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Agam Fauzan Helmi Hutasuhut dan sopir bus pariwisata atas nama David. Saat ini jasad korban masih berada di Puskesmas Kotanopan," terangnya.

Sebelumnya diberitakan, Bus pariwisata dengan nomor polisi BA 7015 OA membawa rombongan pejabat Pemerintah Kabupaten Agam kembali dari Provinsi Aceh, Senin (8/2/2021).

Setibanya di lokasi bus, masuk jurang sedalam 10 meter di Penyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

(jhn)

Berita Terkait

Baca Juga