Diduga Dipicu Permasalahan Asmara, Pelajar di Bukittinggi Tewas Dipukul

Diduga Dipicu Permasalahan Asmara Pelajar di Bukittinggi Tewas Dipukul Ilustrasi (Ist)

Covesia.com - Diduga dipicu permasalahan asmara, seorang pelajar di Kota Bukittinggi, Sumbar tewas setelah dipukul tersangka yang masih berstatus pelajar, Sabtu (6/3/2021).

Kasat reskrim Polres Bukittinggi, AKP Chairul Amri Nasution, membenarkan peristiwa penganiayaan yang dilakukan sesama pelajar di kawasan Belakang Balok Bukittinggi pada Sabtu malam tepatnya di depan rumah dinas Walikota Bukittinggi.

"Korban dan tersangka sama-sama berstatus pelajar di Kota Bukittinggi. Kuat dugaan pemukulan terjadi akibat permasalahan perempuan," ungkapnya.

Kejadian bermula ketika korban dan tersangka bertemu di lokasi kejadian, dimana tersangka langsung memukul kepala korban dengan menggunakan helm yang datang dengan menggunakan sepeda motor. Ketika dipukul tersangka korban langsung terjatuh dan tersangka pun menginjak-injak kepala korban.

Korban pun langsung dilarikan warga sekitar ke rumah sakit terdekat, namun saat di rumah sakit korban sempat muntah darah hingga akhirnya korban tewas.

"Saat ini tersangka dan barang bukti helm yang digunakan untuk memukul korban sudah diamankan," ujarnya.

Ia menambahkan terkait penanganan perkara akan terapkan pasal 80 ayat 3 undang-undang 35 tahun 2004 tentang perlindungan anak juncto undang-undang no 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan anak.

(deb)


Berita Terkait

Baca Juga