Polisi Ringkus Pelaku Pencurian 90 Emas di Pasaman Barat

Polisi Ringkus Pelaku Pencurian 90 Emas di Pasaman Barat Ilustrasi (Pixabay)

Covesia.com - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat melalui Kepolisian Sektor (Polsek) Sungai Beremas berhasil meringkus seorang tersangka tindak pidana pencurian dengan pemberatan berupa 90 emas dan uang tunai senilai Rp5.250.000,-.

Kapolres Pasaman Barat, AKBP Sugeng Heriyadi melalui Kapolsek Sungai Beremas, Iptu Alfian Nurman mengatakan tersangka diringkus sekitar pukul 00.10 WIB, Jumat (5/2/2021) kemarin di dalam sebuah rumah daerah Jorong Pasar Baru Barat Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas.

"Tersangka diketahui berinisial HF (26) warga Jorong Pasar Baru Barat Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat," terang Kapolsek, Iptu Alfian Nurman kepada Covesia.com, Sabtu (6/2/2021).

Iptu Alfian Nurman mengatakan kejadian tindak pidana pencurian dengan pemberatan ini terjadi sekitar pukul 05.30 WIB, (4/2/2021) lalu dirumah korban Ismedi (45) di Jorong Pasar Baru Barat Nagari Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas, Pasaman Barat.

"Telah terjadi Tindak Pidana Pencurian yang dilakukan tersangka berupa Emas dalam bentuk Gelang sebanyak 85 Emas, cincin 5 emas dan uang tunai sejumlah Rp5.250.000,-. Berdasarkan,- LP/ 15/ II/2021/Sek-sb, 4 Februari 2021 dalam perkara tindak pidana Pencurian Emas kemudian dilakukan penyelidikan dan Penyidikan," tambahnya.

Operasi penangkapan kata dia dilakukan berawal adanya informasi tentang keberadaan tersangka pada hari Kamis (4/2/2021) sekitar pukul 23.15 WIB.

"Kami mendapat Informasi bahwasanya tersangka sedang berada di sebuah rumah didaerah Jorong Bunga Tanjung Nagari Air Bangis Kecamatan sungai Beremas. Usai mendapati informasi itu, kami bersama-sama dengan unit Resintel langsung melakukan Penangkapan terhadap tersangka dan di bawa ke mako Polsek Sungai Beremas untuk penyidikan lebih lanjut," katanya.

Tersangka kata dia di kenakan Pasal 363 ayat 1 ke 3e dan 5e KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman maximal 7 Tahun penjara.

(hri)

Berita Terkait

Baca Juga