Kepala Disdik Sumbar Akan Kaji SKB 3 Menteri Perihal Aturan Berpakaian Keagamaan di Sekolah

Kepala Disdik Sumbar Akan Kaji SKB 3 Menteri Perihal Aturan Berpakaian Keagamaan di Sekolah Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Adib Alfikri (Foto:dok.Covesia)

Covesia.com - Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Adib Alfikri mengatakan pihaknya sudah mendengar Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri perihal larangan peserta didik untuk mengenakan atribut keagamaan di sekolah. 

“SKB 3 menteri ini tentu mesti kita kaji dan telaah terlebih dahulu karena ini berlaku untuk seluruh Indonesia,” ungkap Adib saat ditemui di Kantor Gubernur Sumbar, Kamis (4/1/2021).

Dikatakan Adib, jika ada yang tidak sejalan dengan apa yang ada dalam SKB tersebut kita akan revisi. Namun soal nilai-nilai kearifan lokal, menurut Adib perlu dibicarakan lebih lanjut.

“Saya belum bertemu dengan pimpinan, kita tunggu jadwal beliau, kita laporkan SKB ini dan nanti bagaimana pula sikap kita atas nama pemerintah provinsi Sumatra Barat,” sebutnya. 

Adib mengatakan hal terpenting adalah memahami esensi SKB tersebut. Bahwa tidak ada pemaksaan dalam penggunaan seragam tertentu. Selama ini yang telah berjalan dalam aturan adalah soal kearifan lokal budaya Minangkabau, Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah. 

"Namun dalam implementasinya kadang tidak, ya pemahaman orang yang menjalankan, sehingga masuk ke ranah agama,” jelasnya. 

"Kita tidak usah terlalu kakulah. Kalau SKB untuk penyempurnaan kan kita sudah sempurna kan tak perlu harus menunggu SKB," tambahnya. 

Kita sudah buat edaran, aturan sekolah itu sudah ada mekanisme rapat dulu dengan komite. Jadi aturan itu direvisi sesuai dengan aturan permen kita pedomani. 

(ila)

Berita Terkait

Baca Juga