Gubernur Sumbar: Rata-rata Pejabat Esensial Batal Divaksin Hari Ini Karena Hipertensi dan Sakit Gula

Gubernur Sumbar Ratarata Pejabat Esensial Batal Divaksin Hari Ini Karena Hipertensi dan Sakit Gula Gubernur Sumbar saat pencanangan vaksin di Aula Kantor Gubernur, Kamis (14/1/2021)(Foto: Laila)

Covesia.com - Provinsi Sumatera Barat melakukan pencanangan vaksin pada hari ini dengan melibatkan 10 orang pejabat esensial. Namun, tak sedikit yang batal divaksin dikarenakan faktor kesehatan. 

"Rata-rata yang tidak jadi vaksin hari ini karena hipertensi. Untuk yang tidak jadi hari ini bisa kapan saja bisa besok nanti malam. Saya Batal hari ini divaksin juga karena hipertensi," ungkap Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat pencanangan vaksin di Aula Kantor Gubernur, Kamis (14/1/2021).

Lebih lanjut Irwan mengatakan bahwa yang Batal hari ini bisa divaksin besok, bisa lusa. "Kita akan cek lagi kalau sarat terpenuhi maka akan divaksin hari ini," jelasnya. 

Hari perdana Kemenkes cukup ketat syarat yang betul-betul sehat saja yang divaksin. Tapi nantinya semua rakyat akan divaksin secara bertahap . 

"Tadi ada beberapa Forkopimda yang tidak jadi divaksin karena tensinya tinggi ada yang 190, 170, 140, ada yang punya riwayat sakit gula juga. Setelah ini tak lagi seketat itu," jelasnya. 

Di Sumbar hanya Kota Padang dan Pesisir Selatan yang mendapat tahap satu untuk divaksin. "Se-indonesia tidak seluruh Kabupaten kota juga, kita baru Kota Padang dan Pessel dan itu ditentukan oleh pusat," ujarnya. 

Kemudian nanti bertahap, kita habiskan dulu yang 36.920 vaksin ini, untuk dua daerah itu dengan nakesnya semua. Vaksinnya akan tambah terus nanti. 

Ini upaya kita menghentikan pandemi. Untuk Kota Padang besok akan dilakukan vaksin di puskesmas padang Pasir. Vaksin berikutnya kita menunggu dari Pusat. 

(ila)

Berita Terkait

Baca Juga