Tertimbun Material Longsor, Akses Jalan di Kampung Langgai-Pessel Belum Bisa Dilalui Kendaraan

Tertimbun Material Longsor Akses Jalan di Kampung LanggaiPessel Belum Bisa Dilalui Kendaraan Akses jalan menuju Kampung Langgai, di Kecamatan Sutera, Pessel, yang tertimbun material longsor. (Istimewa)

Covesia.com - Akses jalan menuju Kampung Langgai, Nagari Ganting Mudiak Utara Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) tidak bisa dilewati kendaraan roda dua dan empat, akibat tertimbun material longsor, sejak Jumat (8/1/2021) kemarin. 

Menurut informasi yang dihimpun Covesia.com, ada lima titik akses jalan menuju kampung Langgai tertimbun material longsor yang terjadi pada Jumat kemarin, pasca hujan lebat mengguyur hampir sebagian wilayah di daerah itu Pessel.

Akibatnya, saat ini akses jalan menuju kampung Langgai lumpuh, dan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat, akses jalan hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Karena, material longsor belum dibersihkan. 

"Lima titik jalan yang tertimbun itu diantaranya, akses jalan di Bukit Asam, Lubuk Manggi, dan Bukit Macang," sebut salah seorang warga Ramadhan pada Covesia.com, Minggu (10/1/2020). 

Seperti diketahui, akses jalan yang tertimbun material longsor tersebut, merupakan akses utama dan satu-satunya jalan yang mesti dilalui oleh warga kampung Langgai, apabila hendak ke pasar Surantih dan kekampung lainnya yang ada di Kecamatan Sutera. 

Dimana, kampung Langgai adalah salah satu kampung paling ujung yang berada dikawasan perbukitan yang ada di kecamatan Sutera, dengan jumlah penduduk sekitar 2.481 jiwa. 

"Sejak terjadinya longsor pada Jumat kemarin, sampai hari ini sekitar pukul 12.00 WIB tadi belum terlihat adanya alat berat yang dikerahkan untuk membersikan material longsor. Dan akses jalan hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki," kata Ramadhan. 

Sementara itu, Kepala Dinas BPBD Pessel, melalui Kasi Kedaruratan, Husnul Karim, membenarkan, bahwa telah terjadi longsor di Kampung Langgai, pada Jumat kemarin. 

"Ada lima titik jalan yang tertimbun material longsor. Saat ini Kampung Langgai hanya bisa diakses dengan berjalan kaki. Jika ditempuh, menggunakan sepeda motor agak susah karena medannya yang sulit," sebutnya ketika dikonfirmasi wartawan melalui telepon seluler. 

Kemudian, terkait belum adanya upaya bantuan peralatan untuk membersihkan material longsor yang menutupi akses jalan Langgai. 

Pihaknya, telah menyampaikan kondisi tersebut ke pimpinan, dan selanjutnya diteruskan ke pejabat di provinsi. Sebab, akses jalan Langgai berstatus jalan strategis provinsi, sehingga penanganannya juga berada di provinsi

"Karena sudah di laporkan, maka dalam waktu dekat alat berat dengan operatornya akan segera diturunkan untuk membersihkan material longsor oleh pihak provinsi," tutupnya. 

(ind)

Berita Terkait

Baca Juga