Daerah Langganan Banjir, Kepemudaan Al-Hijrah Jondul Rawang-Padang Butuh Perahu Karet yang Stanby

Daerah Langganan Banjir Kepemudaan AlHijrah Jondul RawangPadang Butuh Perahu Karet yang Stanby Banjir yang melanda kawasan Jondul Rawang, Kota Padang, saat hujan lebat di daerah itu beberapa waktu yang lalu (Foto: dok.Covesia)

Covesia.com - Komplek Jondul Rawang, Kelurahan Rawang, Kecamatan Padang Selatan merupakan daerah titik langganan banjir di Kota Padang. Sudah lebih puluhan tahun daerah itu menjadi lokasi terparah jika terjadi hujan lebat menguyur Kota Padang.

Sebelumnya, pada Jumat (8/1/2021), menjadi pembuka 'kran' banjir ditahun 2021 ini. Tidak tanggung-tanggung banjir yang mengenanggi rumah dan jalan menuju pemukiman penduduk sangat tinggi, jika diukur sedada orang dewasa.

Diketahui, hujan sangat tinggi intensitasnya sesudah salat Maghrib dan tidak berhenti hingga lewat tengah malam. 

Oleh karena itu sebagai daerah langganan banjir, maka sebagai inisiatif para pemuda sekitaran Komplek Jondul Rawang membentuk organisasi kepemudaan yang diberinama Pemuda Al-Hijrah Komplek Jondul Rawang. Organisasi kepemudaan ini dibentuk para pemuda-pemudi yang sekitaran rumahnya merupakan daerah langganan banjir.

"Kita bentuk organisasi ini tidak hanya mengumpulkan pemuda sekitaran saja. Namun kami memiliki berapa program untuk daerah ini salah satunya upaya pengentasan banjir," ujar Ketua Pemuda Alhijrah Komplek Jondul Rawang, Ichsan Ramadhan saat dihubungi Covesia, Sabtu (9/1/2021).

Dikatakannya, banjir yang melanda daerah itu sudah menjadi langganan sejak puluhan tahun. Maka untuk itu, di kepemudaan memiliki misi sosial untuk membantu warga sekitar, diantaranya dalam hal penyelamatan warga yang terjebak banjir. 

"Kita ingin membantu warga dengan memberikan pertolongan pertama yakni keselamatannya, apalagi bagi warga yang rumahnya sudah kebanjiran," katanya.

Lebih lanjut kata Ichsan, saat ini pihaknya bersama anggota kepemudaan lain menolong warga dengan menggunakan alat seadanya.

"Saat ini kami bergerak baru menggunakan alat seadanya yakni dengan berjalan dan mengotong warga saja ke lokasi yang lebih aman," ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini pihaknya berkeinginan memiliki perahu karet yang stanby di posko pemuda sehingga dapat segera memberikan pertolongan kepada warga yang terdampak banjir.

"Maka untuk itu kami minta partisipasi dari pemerintah daerah maupun swasta agar dapat memberikan bantuan perahu karet kepada kami. Kita tidak bisa hanya menunggu dari pihak BPBD datang, apalagi di Padang banyak titik banjir lainnya yang membutuhkan pertolongan," jelas Ichsan.

Jika ada perahu karet stanby kata Ichsan, pihaknya dapat memberikan pertolongan kepada warga terdampak banjir terlenih dahulu. Tidak hanya menyelamatkan warga yang terdampak rumahnya saja. Tetapi, warga lain yang terjebak banjir yang hendak keluar maupun masuk Komplek.

"Banyak warga lain di luar Komplek ini yang tidak mengetahui daerah ini jika hujan saja sebentar lebat akan banjir, sehingga terjebak di sini. Sehingga kita ingin jika ada perahu karet stanby dapat membantu mereka juga," tuturnya.

Sementara itu, Warga Jondul Rawang, Bobby Febrianda, sangat mengapresiasi terbentuknya kepemudaan Alhijrah ini, apalagi pemuda ini memiliki program-program sosial yang sangat bagus.

"Kami dari warga mendukung sekali program mereka ini," pungkasnya.

(don)

Berita Terkait

Baca Juga