Catut Nama Dirreskrimsus Polda Sumbar, Polisi Ciduk Pelaku Penipuan Melalui Medsos di Padang

Catut Nama Dirreskrimsus Polda Sumbar Polisi Ciduk Pelaku Penipuan Melalui Medsos di Padang Press Conference pengungkapan kasus penipuan melalui media sosial di Mapolda Sumbar, Jumat (8/1/2021)(Foto: Covesia/Primadoni)

Covesia.com - Jajaran Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) menciduk seorang pelaku penipuan melalui media sosial dengan mencatut nama Dirreskrimsus Polda Sumbar, Kombes Pol Joko Sadono.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu, mengatakan pelaku dengan inisial GHW (32) itu berhasil diciduk di kawasan Nanggalo, Kota Padang, pada Rabu (5/1/2021).

"Pelaku diamankan berdasarkan Laporan Polisi dengan No LP/470/XII/2020 SPKT-Sbr tanggal 25 Desember 2020 dan Laporan Polisi dengan No LP/472/XII/2020/SPKT-Sbr tanggal 28 Desember 2020 tentang adanya penipuan online melalui akun media sosial Facebook dan WhatsApp yang mengatas namakan Kombes Pol Joko Sadono," ungkap Satake dalam Press Conference, pengungkapan kasus tersebut di Mapolda Sumbar, Jumat (8/1/2021).

Sementara itu, Dirreskrimsus Polda Sumbar, Kombes Pol Joko Sadono, mengungkapkan, bahwa dalam aksinya pelaku melakukan chat melalui messenger degan akun Facebook atas nama Joko Sadono kepada calon korbannya, lalu akun Facebook Joko Sadono memberikan no Whatsappnya kepada korban dan selanjutnya percakapan dilanjutkan melalui whatsapp.

"Setelah itu pelaku yang mengatas nama saya itu meminta sejumlah uang kepada korban dengan alasan transportasi istri saya dari Surabaya menuju Padang dan untuk biaya operasional anggota untuk menyelesaikan kasus perkara yang dialami oleh korbannya," ungkap Joko. 

Dan berdasarkan laporan polisi tersebut pada hari Sabtu tanggal 26 Desember 2020 tim dari Subdit V Ditreskrimsus Polda Sumbar menindak lanjuti laporan itu dengan cara melakukan penyelidikan ke Kecamatan Kuranji Kota Padang dan Ke Kecamatan Nanggalo Kota Padang berdasarkan Informasi dari masyarakat yang didapatkan oleh penyidik Subdit V Ditreskrimsus Polda Sumbar. 

"Dalam aksinya itu, ia berhasil meraup uang sebanyak Rp35 juta dari dua korbannya," jelasnya.

Untuk saat ini pelaku beserta barang bukti berupa 7 unit Hanphone, 6 SIM card serta 2 buah buku tabungan dan ATM sudah diamankan di Mapolda Sumbar.

"Atas perbuatannya, pelaku disangkakan dengan pasal 51 ayat (1) jo Pasal 35 Jo Pasal 28 Ayat (1) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Transaksi Elektronik Jo Pasal 55 Jo Pasal 56 KUHP," pungkas Joko Sadono.

(don)

Berita Terkait

Baca Juga