Pasaman Siapkan 16 Puskesmas Pelayanan Vaksinasi Covid-19

Pasaman Siapkan 16 Puskesmas Pelayanan Vaksinasi Covid19 Plt. Dinas Kesehatan Pasaman, dr. Rahadian Suryanta Lubis (dok.Covesia)

Covesia.com - Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat menyiapkan 16 Puskesmas yang tersebar di seluruh Kecamatan di daerah itu sebagai tempat pelayanan vaksinasi Covid-19.

Bupati Pasaman, Yusuf Lubis melalui Plt. Dinas Kesehatan Pasaman, dr. Rahadian Suryanta Lubis mengatakan bahwa Pemkab Pasaman sangat siap untuk penyelenggaran pemberian vaksin Covid-19 tersebut.

"Kami sudah menyiapkan tenaga untuk vaksinator dan tempat pelayanan vaksinasi di 16 Puskesmas yang tersebar se-Pasaman. Namun terkait dengan petunjuk untuk distribusi dan jadwal vaksinasi masih menunggu arahan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat," terang Plt. Dinas Kesehatan Pasaman, dr. Rahadian Suryanta Lubis di Lubuk Sikaping, Kamis (7/1/2021).

dr. Rahadian mengatakan untuk tahap pertama ini yang akan di vaksin sendiri yaitu seluruh tenaga kesehatan (Nakes) yang ada didaerah itu.

"Total tenaga kesehatan di Pasaman sebelum di screening berjumlah 1.725 orang. Kemungkinan akan berkurang setelah di screening. Mana tau ada yang punya penyakit komorbid, hamil, menyusui, pernah terkonfirmasi covid-19 dan lainnya," tambahnya.

Diungkapkan dr. Rahadian, bahwa berdasarkan informasi Bio Farma, pendistribusian vaksin Covid-19 telah dilakukan serentak sejak Selasa (5/1) kemaren secara Nasional.

"Sedangkan vaksin Sinovac tersebut saat ini untuk wilayah Sumatera Barat masih disimpan pada Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat setelah itu baru disebarkan keseluruh Kabupaten dan Kota," katanya.

Sedangkan pihaknya saat ini masih menunggu vaksin. Jika telah sampai, maka akan segera mengatur jadwal pemberian vaksin terhadap tenaga kesehatan.

"Informasi dari Biofarma masih dalam proses pengiriman. Jika sudah sampai, kita akan segera mengatur jadwal vaksinasinya," jelasnya.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat setempat untuk tidak takut akan adanya kegiatan vaksin Covid-19 itu didaerah setempat.
"Secara medis, vaksin sinovac sebagai antibiotik Covid-19 sudah melewati proses uji klinis yang panjang dari pemerintah pusat. Vaksin ini sudah dijamin keamanannya. Jangan mudah terpancing isu yang keliru tentang vakain sinovac ini. Semua ini dilakukan pemerintah untuk menjaga daya tahan tubuh dari bahay Covid-19 ini," tutupnya.

(hri)

Berita Terkait

Baca Juga