Sepanjang Tahun 2020, 21 Kecelakaan KAI Terjadi di Sumbar

Sepanjang Tahun 2020 21 Kecelakaan KAI Terjadi di Sumbar Kepala Humas PT KAI Divisi Regional II Sumbar, Ujang Rusen Permana (Foto: Peri Musliadi/Covesia)

Covesia.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional II Sumatera Barat (Sumbar) mencatat, sepanjang tahun 2020 ini, angka kecelakaan kereta api dengan kendaraan bermotor di perlintasan kereta api menurun dibandingkan dari tahun lalu. 

"Tahun lalu ada 24 peristiwa dan tahun ini sekitar 21 peristiwa kecelakaan," sebut Kepala Humas PT KAI Divisi Regional II Sumbar, Ujang Rusen Permana saat bersilahturahmi dengan awak media di Kota Pariaman pada Selasa (29/12/2020).

Lanjut Rusen, sedangkan angka korban meninggal akibat kecelakaan kereta api dengan kendaraan bermotor juga turun tahun 2020 ini. 

"Tahun ini lima orang meninggal dunia, sedangkan tahun lalu delapan orang," katanya. 

Meskipun terjadi penurunan baik angka kecelakaan maupun korban jiwa, namun Rusen tetap meminta pengendara untuk berhati-hati saat melintasi rel kereta api.

"Disaat melintas rel kereta api, mohon berhenti sejenak, lihat kiri dan kanan untuk memastikan tidak ada kereta yang akan lewat," ucapnya.

Hal itu dilakukan kata Rusen, agar tidak ada kecelakaan di perlintasan kereta api apalagi menimbulkan korban jiwa.

"Maka kepada pengguna jalan atau pengendara, dimeminta kesadarannya untuk memahami dan mengikuti rambu yang berada di perlintasan kereta api," jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta peran dari sejumlah pihak termasuk pemerintah daerah dan masyarakat untuk ikut berkontribusi dan berkolaborasi memberikan sosialisasi dan edukasi kepada pengendara tentang keselamatan berkendara di perlintasan kereta api.

(per)

Berita Terkait

Baca Juga