Polisi Kembali Periksa Saksi Lain Terkait Penggratisan Masuk Objek Wisata di Bukittinggi

Polisi Kembali Periksa Saksi Lain Terkait Penggratisan Masuk Objek Wisata di Bukittinggi Suasana kunjungan di TMSBK Bukittinggi, Rabu (23/12/2020)

Covesia.com - Polsek Kota Bukittinggi, Sumbar kembali memeriksa saksi lain terkait kebijakan pemko Bukittinggi menggratiskan biaya masuk objek wisata berbayar di Bukittinggi selama dua hari dalam rangka hari jadi kota beberapa waktu lalu.

Kasubag Humas Polres Bukittinggi, AKP Robert Sitinjak saat dikonfirmasi, Rabu (29/12/2020) mengatakan dua saksi sudah dilakukan pemeriksaan dan dimintai keterangan terkait kebijakan tersebut.

"Dua saksi yang telah dimintai keterangan yakni kabid TMSBK dan Sekretaris Dinas Pariwisata," katanya.

Untuk selanjutnya, pihak Polsek Kota akan memeriksa saksi lainnya terkait kebijakan tersebut dengan membuat undangan terhadap saksi-saksi yang mengetahui kejadian itu.

"Kita juga meminta keterangan atau klarisifikasi kepala dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Bukittinggi, namun informasinya yang bersangkutan masih sakit," ungkapnya.

Sebelumnya Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara sangat menyayangkan sekali kebijakan yang diambil pemko Bukittinggi menggratiskan biaya masuk objek wisata berbayar di daerah itu tanpa melakukan koordinasi dengan pihak keamanan terutama kepolisian.

Karena dampak dari kebijakan itu sendiri menimbulkan keramaian dan kerumunan warga yang berbondong-bondong masuk objek wisata itu sehingga banyak petugas dan masyarakat yang lenggah akan protokol kesehatan Covid-19.

"Saya sendiri taunya dari teman-teman media. Saya tau nya pas keramaian di hari kedua dan langsung saya tinjau," katanya.

Ia mengatakan tidak mengetahui kebijakan yang diambil pemerintah terkait penggratisan tersebut termasuk melakukan koordinasi dengan tim satgas Covid-19 dan forkopimda.

"Kebijakan ini tentunya menimbulkan keramaian dan itu bisa berakibat fatal menimbulkan klaster baru Covid-19," ucapnya.

(deb)

Berita Terkait

Baca Juga