Masyarakat Suayan Limapuluh Kota Gantungkan Harapan ke Fakhrizal

Masyarakat Suayan Limapuluh Kota Gantungkan Harapan ke Fakhrizal Fakhrizal bersilaturrahmi dengan masyarakat di Jorong Suayan Randah, Jumat (27/11/2020).

Covesia.com - Calon Gubernur Sumatera Barat, Irjen Pol (Purn) Fakhrizal yang lulusan Akademisi Kepolisian (Akpol) menjadi kekaguman tersendiri bagi masyarakat kenagarian Suayan, Kabupaten Limapuluh Kota. Bagi mereka, Akpol adalah sekolah yang mempelajari banyak hal tentang masyarakat. 

Hal ini mendorong pilihan masyarakat Suayan jatuh kepada Fakhrizal karena dinilai paham tentang seluk beluk dan solusi di tengah masyarakat. Alasan ini diucap oleh salah seorang masyarakat Suayan, Marlis saat menghadiri acara pertemuan Fakhrizal dengan masyarakat di Jorong Suayan Randah, Jumat (27/11/2020). 

“Sekolahnya saja mengajarkan tentang masyarakat. Berarti, beliau sudah Khatam tentang masyarakat. Apalagi sudah jadi Kapolda dua Kali (Kalteng dan Sumbar-red),” ucap Marlis.

“Masyarakat Suayan sudah melek politik, mereka pasti memilih calon Gubernur yang sudah paham tentang masyarakat. Jika ada persoalan, mengadu tidak akan susah. Lagi pula bakal cepat mengambil sikap untuk solusi,” kata Marlis lagi.

Selain itu, prestasi Fakhrizal yang berhasil mengungkap jaringan narkoba Internasional tahun 2018 silam juga menjadi bahan pertimbangan. Pasalnya, masyarakat Suayan sudah kewalahan dengan Narkoba. Mereka sangat ingin Fakhrizal kembali melanjutkan melanjutkan sepak terjang membasmi narkoba, walaupun sudah tak lagi menjadi Polisi Aktif. 

“Kami masih ingat bagaimana bapak mengungkap narkoba jaringan internasional tahun 2018 kemarin. Walaupun tidak jadi polisi aktif lagi, kami ingin bapak terus basmi narkoba. Kami di Suayan dan sekitarnya sudah kewalahan dengan narkoba. Sangat mengancam anak-anak kami. Mohon narkoba ini benar-benar dihilangkan pak,” katanya. 

Merespon perkataan Marlis ini, Fakhrizal mengatakan sekolahnya di Akpol memang banyak mempelajari tentang masyarakat dari berbagai sisi. Termasuk membentuk watak dan karakter seorang pemimpin yang arif. 

“Jadi kalau lihat lulusan Akpol bisa cepat dekat dengan masyarakat, gak usah heran. Karena itu pelajaran mereka di sekolah,” kata Fakhrizal. 

Dijelaskan Fakhrizal selama menjalani Pendidikan di Akademi Kepolisian, para taruna dididik untuk bisa menyatu dengan masyarakat. Setelah lulus, jiwa dan raga mereka harus ditengah masyarakat agar dalam menjalankan tugas bisa seirama dengan masyarakat.

Karena bisa seirama dengan masyarakat inilah, Fakhrizal bisa mengungkap jaringan narkoba internasional saat menjadi Kapolda Sumbar tahun 2018 silam. Ini dikarenakan, Fakhrizal hadir ke tengah masyarakat dan tahu apa yang menjadi kegelisahan masyarakat. 

“Insya Allah jika terpilih jadi Gubernur, menghilangkan Narkoba dari ranah minang ini tugas utama saya nanti. Instansi-instansi yang bertugas untuk memerangi narkoba ini akan diperkuat dari tingkat atas sampai bawah. Jadi tidak ada lagi celah bagi para bandar narkoba untuk bisa bermain di Sumbar ini,” ucap Fakhrizal. (agg)

Berita Terkait

Baca Juga