Disdukcapil Pasaman Teken MoU Kemitraan Layanan Adminduk dengan Gereja HKBP Panti

Disdukcapil Pasaman Teken MoU Kemitraan Layanan Adminduk dengan Gereja HKBP Panti (Foto : Heri Sumarno/Covesia)

Covesia.com - Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang pelayanan administrasi kependudukan dengan Gereja HKBP Panti.

Penandatanganan MoU itu langsung dipimpin oleh Kepala Disdukcapil Pasaman, Sukardi didampingi jajaran dan Pendeta Gereja HKBP Panti, Daniel Siagian serta disaksikan oleh Kakan. Kemenag. Pasaman, Dedi Wandra di ruang Disdukcapil Pasaman, Kamis (26/11/2020).

Kepala Disdukcapil Pasaman, Sukardi mengatakan MoU kemitraan dalam administrasi kependudukan ini juga bertujuan untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada semua masyarakat tanpa pandang bulu.

"Kerjasama ini sebenarnya sudah kami bincang-bincang beberapa waktu sebelumnya dalam rangka meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan secara menyeluruh kesemua lini lapisan masyarakat. Sehingga dengan adanya kerjasama kemitraan ini akan memudahkan masyarakat dalam mendapatkan layanan administrasi kependudukan," terang Sukardi didampingi Sekretaris Disdukcapil, Eko Syafrianto.

Adapun program pertama yang dicetuskan Disdukcapil Pasaman bersama Gereja HKBP Panti kata Sukardi yaitu Pembuatan akta perkawinan di Gereja (Takaja).

"Dimasa pandemi Covid-19 ini tetap kita cetuskan kegiatan dan terobosan pelayanan Adminduk kepada masyarakat. Ini merupakan suatu kebanggaan bagi masyarakat Pasaman, khususnya jemaat kristiani yang diberikan kemudahan layanan ini. Kedepan, mulai hari ini tidak ada lagi kendala berarti yang ditemui masyarakat saat pengurusan administrasi penduduknya," tambahnya.

Kedepannya kata dia akan ditunjuk salah seorang jemaat yang nantinya akan diberi pembekalan dalam pengurusan Administrasi kependudukan.

"Setelah itu bisa saja setelah kegiatan di Gereja dan berkas adminduknya dibawa langsung ke mobil pelayanan Disdukcapil di Gereja HKBP Panti. Namun ada yang lebih simpel, yaitu di Nagari sudah melakukan pelayanan Online Kependudukan dan bisa langsung cetak di Gereja," katanya.

Ia berharap kerjasama yang dibangun ini tidak hanya berjalan secara seremonial semata.

"Dengan hadirnya pelayanan ini hendaknya memudahkan maayarakat dalam mendapatkan administrasi kependudukannya tanpa harus datang langsung ke Disdukcapil. Kemudian, dalam rangka memudahkan layanan Adminduk, juga sudah kita lakukan kerjasama serupa dengan pihak Rutan, Kemenag, pelayanan ke kampung-kampung, dan hingga mendatangi orang yang sakit," ungkapnya.

Kakan. Kemenag. Pasaman, Dedi Wandra mengatakan bahwa inovasi pelayanan Adminduk ini memang tugas kita bersama untuk mengoptimalkan layanan kepada masyarakat.

"Salah satu kerjasama yang terasa manfaatnya yang kita lakukan dengan Disdukcapil yaitu Pelayanan online pencatatan akta nikah di KUA dengan istilah 'Pasti'. Jadi program Takaja ini memang langkah arif bijaksana yang dilakukan Disdukcapil Pasaman. Sehingga masyarakat kita betul-betul dilayani," katanya.

Sementara Pendeta HKBP Panti, Daniel Siagian mengungkapkan rasa haru atas respon positif dari Disdukcapil Pasaman dalam memudahkan masyarakat dalam memperoleh Adminduk.

"Luar biasa Disdukcapil Pasaman ini. Saya sudah pernah bertugas di Sumut, Aceh, dan Dumai. Barulah sampai disini ada kerjasama dengan Disdukcapil Pasaman ini dalam memberikan pelayanan Adminduk bagi kami jamaat kristiani khususnya," kata Daniel Siagian.

Kedepannya kata dia kerjasama ini masih berlanjut dalam pengurusan sejumlah administrasi penduduk lainnya.

"Sehingga memang kita bersama saling menguntungkan dengan adanya kemudahan layanan ini. Sehingga data kependudukan semakin baik dan terdata dengan maksimal kedepannya," tutupnya.

(hri)

Berita Terkait

Baca Juga