Bawaslu Sumbar Terima 103 Laporan Dugaan Pelanggaran di Masa Kampanye Pilkada 2020

Bawaslu Sumbar Terima 103 Laporan Dugaan Pelanggaran di Masa Kampanye Pilkada 2020 Foto: Laila Marni/covesia.com

Covesia.com - Ketua Bawaslu Provinsi Sumbar, Surya Efitrimen mengatakan semenjak kampanye dimulai 26 September hingga 25 November kemarin sudah terjadi 103 laporan dugaan pelanggaran ke Bawaslu Sumbar. 

"Pengawasan dilakukan oleh Bawaslu, ada 80 temuan pelanggaran dan 23 laporan, jumlah seluruhnya 103 dugaan lelanggaran. Namun setelah diperiksa 70 antaranya adalah pelanggaran hanya 33 yang bukan pelanggaran," ungkap Surya Efitrimen di acara webminar pembekalan pilkada di Auditorium Gubernur, Kamis (26/11/2020).

Lebih lanjut kata Surya jenis pelanggaran juga dikategokan pada hukum lainnya, pidana, Administrati, kode etik. "Sampai 25 November paling banyak di jenis hukum lainnya yakni 48 laporan,"jelasnya. 

Sementara pelanggaran netralitas ASN yang terdiri 59 ASN di Sumbar. Sebagaian di tahapan kampanye dengan mendukung paslon melalui medsos. Ada 24 yang diproses, kemudian 22, 2 putusan dari pengadilan. Di pasbar dan Sawahlunto.

Terkait tahapan kampanye, Bawaslu juga melaporkan sejak 26 September sampai 25 november teguran yang dilakukan 177 pelanggaran tertulis dan non tulis pemilihan pemilihan bupati dan walikota  139 pembubaran ke cagub 38 teguran.

Terguran tertulis sudah 16 kali untuk Cagub-Cawagub, sebanyak 69 kali untuk bupati dan walikota. Total 85 teguran tertulis. Kalau dibubarkan 22 keguatan untuk cagub dan  30 kegiatan bupati walikota.

(lia)

Berita Terkait

Baca Juga