Pastikan Protokol Kesehatan Berjalan, Dinas Pendidikan Kota Pariaman Sidak Kesekolah

Pastikan Protokol Kesehatan Berjalan Dinas Pendidikan Kota Pariaman Sidak Kesekolah Foto: Suasana saat proses belajar mengajar di sekolah Kota Pariaman. Peri.

Covesia.com - Dinas Pendidikan Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), melakukan sidak dibeberapa sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kota tersebut, setelah diberlakukannya belajar tatap muka semenjak beberapa hari belakangan di daerah tersebut. 

"Sidak tersebut sudah kami lakukan sejak diterapkannya belajar tatap muka di Kota Pariaman beberapa hari belakangan, hingga sekarang," sebut Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Kanderi pada Rabu (25/11/2020).

Lanjut Kanderi, sidak itu untuk mengecek protokol kesehatan sekolah dalam pelajaran tatap muka di masa pandemi.

"Sidak di hari pertama dan kedua masih ditemukan murid yang tidak menggunakan masker," katanya. 

Dikatakan Kanderi, semenjak Senin (23/11/2020) pihaknya telah melakukan sidak di sekolah SD dan SMP, dan memang masih ada yang tidak menggunakan masker namun pelanggaran tersebut tidak ditemukan lagi pada hari berikutnya.

Kanderi mengatakan, sidak itu dimaksudkan untuk melihat kesiapan jajaran sekolah serta murid dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Nah dalam hal ini, jika setelah sidak atau sosialisasi dilakukan, ternyata masih ada sekolah yang membandel maka akan ditegur. Jika tidak mengindahkan teguran, sekolah yang bersangkutan akan di tutup," jelas Kanderi.

Terkait protokol kesehatan di sekolah, dikatakannya sebagian banyak sekolah yang ada di Kota Pariaman, telah menerapkan sesuai dengan aturan gugus tugas.

"Temuan kita sebagian banyak sekolah telah sesuai dengan aturan gugus tugas seperti menyediakan air cuci tangan, jumlah siswa yang dibatasi, jaga jarak, dan lainnya," sebutnya. 

Namun Kanderi, berharap kluster sekolah tidak muncul untuk kedepannya. Terlepas dari itu ia mengimbau wali murid untuk mengawasi masing-masing siswa. 

"Terlebih saat pulang dari sekolah pantau murid, jangan sampai nongkrong sepulang sekolah, pantau anak agar pulang setelah jam pelajaran selesai," ucapnya. 

Menurutnya, keselamatan anak didik juga tidak tertumpu pada seberapa besar upaya wali murid atau orang tua dalam mengawasi aktivitas anak masing-masing.

(per)

Berita Terkait

Baca Juga