Selama Pandemi, Kasus Perceraian di PA Lubuk Basung Menurun

Selama Pandemi Kasus Perceraian di PA Lubuk Basung Menurun Ilustrasi (Covesia)

Covesia.com - Kasus perceraian di Pengadilan Agama Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menurun selama pandemi Covid-19.

Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Lubuk Basung, Dra.Erni mengatakan di tahun 2020 pihaknya menerima laporan sebanyak 313  kasus yang terdiri dari, 73 Cerai Talaq 240 cerai gugat. Dari seluruh laporan pihaknya sudah memutuskan 66 kasus cerai talak dan 226 cerai gugat.

"Untuk kasus terbanyak tahun ini tetap cerai gugat, sebagian besar disebabkan masalah ekonomi," ujarnya saat dikonfirmasi Covesia.com, Selasa (24/11/2020).

Meski demikian jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah kasus perceraian tercatat menurun. Untuk tahun 2019 silam Pengadilan Agama wilayah kerja kecamatan Lubuk Basung, Tanjung Mutiara, IV Nagari Dan Palembayan ini mencatat setidaknya 562 perkara perceraian yang terdiri dari 304 perkara perceraian gugat dan 86 cerai talaq.

Menurutnya, perceraian tidak akan terjadi jika pasangan suami istri bisa saling memahami serta menjalin komunikasi dengan baik dan yang terpentingnadanya saling menghargai dan pengertian satu sama lain.

"Jika ada masalah sebaiknya dibicarakan terlebih dahulu, dan berusaha mencari solusi secara bersama-sama, jika bercerai tentu yang jadi koban adalah anak," terangnya.

Selain itu orang tua memiliki andil penting dalam mempersiapkan anak sebelum menjalani hidup berumah tangga. "Menjadi suami istri adalah hal yang baru bagi anak, jadi dibutuhkan persiapan yang matang, disini andil besar orang tua untuk memberikan pemahaman," tutupnya.

(Jhn)

Berita Terkait

Baca Juga