PT KAI: Laka Kereta Api dengan Minibus di Kota Pariaman Terjadi di Perlintasan Liar

PT KAI Laka Kereta Api dengan Minibus di Kota Pariaman Terjadi di Perlintasan Liar Tampak Plt Walikota Pariaman saat meninjau lokasi kecelakaan di daerah itu, Selasa (23/11/2020)(Foto: Istimewa)

Covesia.com - Humas PT KAI Divisi Regional II Sumbar, Ujang Rusen Permana mengatakan, lokasi kejadian satu unit minibus dengan nomor polisi BA 1489 IG, ditabrak kereta api hingga terseret beberapa meter, di Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) merupakan perlintasan liar.

"Makanya itu kami mengingatkan kepada pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat akan melewati perlintasan kereta api," sebut Rusen kepada Covesia.com pada Senin (23/11/2020) malam. 

Lanjut Rusen, pengendara jalan harus selalu taat pada rambu lalu lintas di sekitar perlintasan dan berhenti sejenak untuk memastikan bahwa tidak ada kereta yang melintas.

Sebab kata Rusen, sampai saat ini di Divre II ada 403 perlintasan liar. Untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, Divre II terus melaksanakan penutupan perlintasan liar.

"Pada tahun 2020 ini, sampai dengan pertengahan November, sudah ada 32 perlintasan liar yang kami tutup dan akan terus berlanjut," jelasnya. 

Karena kata Rusen, keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama, yaitu pemerintah, operator, dan pengguna jalan memiliki peran masing-masing yang sama pentingnya.

"Untuk itu, kami dari pihak PT KAI Divre II terus melaksanakan sosialisasi dan mengajak pemerintah daerah untuk bersama-sama melaksanakan upaya meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang," ungkapnya. 

Sebelumnya, Kanit Laka Lantas Polres Kota Pariaman, Ipda Afrizal Sahar, pada Senin (23/11/2020) mengatakan, telah terjadi kecelakaan kereta api dengan satu unit menibus sekitar pukul 12.30 WIB di perlintasan Kampung Kaliang, Kota Pariaman.

Lanjut Afrizal, tidak ada korban jiwa dalam kejadian, namun kesemua korban harus mendapatkan perawatan dan dibawa ke rumah sakit. 

"Korban satu keluarga yang berjumlah 5 orang, terdiri dari suami, istri, ipar dan dua orang anak," kata Afrizal.

(per)


Berita Terkait

Baca Juga