Cegah Penyebaran Covid-19, KPU Sumbar Simulasikan Pilkada di TPS Tetap Menjalankan Prokes

Cegah Penyebaran Covid19 KPU Sumbar Simulasikan Pilkada di TPS Tetap Menjalankan Prokes Simulasi Pilkada Sumbar tetap menjalankan protokol kesehatan di salah satu TPS di Kota Padang, Sabtu (21/11/2020)(Foto: Covesia/Primadoni))

Covesia.com - Untuk mengantisipasi penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) dan pelanggaran protokol kesehatan (Prokes) dalam melaksanakan pemilihan kepala daerah (Pilkada), KPU Sumbar bergandengan dengan KPU Kabupaten dan kota melakukan simulasi, secara langsung di beberapa tempat pemungutan suara (TPS).

Untuk kota Padang simulasi dilakukan di TPS 36, kelurahan Parupuk Tabing, kecamatan Koto Tangah, Sabtu (21/11/2020), dimulai pukul 07.00 Wib, yang dihadiri langsung oleh Komisioner KPU Sumbar Yanuk Sri Mulyani, dan sejumlah Staf KPU.

Selain itu, juga dipandu ketua KPU kota Padang Riki Eka Putra beserta komisioner lainnya.

Dari pantauan di lokasi Simulasi, semua yang hadir ikut mempraktekkan tata-cara pencoblosan sesuai masa pandemi, mengacu pada Prokes, baik dari awal pendaftaran, menunggu, masuk TPS, menandai tangan dengan tetesan tinta, sampai meninggalkan lokasi pemilihan.

Pada kesempatan tersebut Yanuk Sri Mulyani mengatakan, Pilkada saat ini berbeda dengan pilkada sebelumnya, karena dilaksanakan pada masa  pandemi, tentunya harus mengikuti standarisasi kesehatan dunia, agar tidak ada cluster baru nantinya.

"Kita perlu melakukan simulasi ini secara masiv, agar petugas pemilihan atau TPS dan pemilih dapat memahami tata-cara pemilihan masa pandemi, sehingga saat hari-H semua berjalan baik tanpa kendala dan masyarakat tetap sehat," ungkap Yanuk.

Pihaknya berharap, dalam pilkada mendatang jangan ada masyarakat memiliki rasa takut untuk datang ke TPS, asal tetap menjaga dan taat pada protokol kesehatan, diantaranya dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan atau memakai sarung tangan.

"Jangan ragu untuk datang ke TPS, karena kita memakai standar protokol kesehatan, diminta masyarakat juga sudah siap dengan kondisi tersebut saat meninggalkan rumah menuju TPS," kata dia.

Sementara itu, Kabag Hukum, Tekhnis dan Hupmas KPU Sumbar Aan Wuryanto, dimana mengharapkan adanya pemberian informasi yang masiv pula dari semua komponen masyarakat, khususnya informasi yang disebar rekan-rekan media, tentunya amat bermanfaat bagi semua pihak.

"Kita amat berharap agar kami didukung dengan menyebarkan informasi tentang tata-cara pemilihan dimasa pandemi ini, baik melalui orang per orang, terlebih melalui media, sehingga partisipasi masyarakat dalam pilkada tahun ini tetap tinggi," harap Aan.

(don)


Berita Terkait

Baca Juga