Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pasaman Sudah Periksa 5.662 Sampel Swab pada Masyarakat

Antisipasi Penyebaran Covid19 Pasaman Sudah Periksa 5662 Sampel Swab pada Masyarakat Tampak sejumlah Masyarakat melakukan swab test di baseman Kantor Bupati Pasaman beberap waktu lalu (Foto: dok.Covesia)

Covesia.com - Satuan tugas pencegahan dan penanganan Covid-19 Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat sudah memeriksa sampel Swab masyarakat sebanyak 5.662 orang.

Ketua Koordinasi Komunikasi dan Informasi Publik, Williyam Hutabarat mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman telah melakukan pengiriman pemeriksaan sample swab sebanyak 5.662 sample yang diperiksa oleh Pusat Diagnostic dan Penyakit Infeksi Fakultas Kesehatan Unand Padang dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19.

"Dari hasil pemeriksaan 5.662 sample swab itu, jumlah warga yang terkonfirmasi positif covid sebanyak 175 orang (0, 03 persen). Dengan rincian sembuh 120 orang, meninggal 7 orang, 7 orang positif dirawat di RSUD Lubuk Sikaping  dan 41 orang positif melakukan isolasi mandiri," jelas Williyam Hutabarat, Jumat (20/11/2020).

Williyam juga menerangkan, jika dilihat dari data statistik daerah tahun 2019 (Buku Pasaman Dalam Angka Tahun 2020), dimana jumlah penduduk Kabupaten Pasaman sebanyak 281.211 jiwa, dapat dikatakan, baru 2, 01 persen jumlah jiwa yang diperiksa sample swabnya di Kabupaten Pasaman.

"Kemudian baru sekitar 0, 006 persen jumlah jiwa yang terkonfirmasi positif covid-19 dari jumlah penduduk Kabupaten Pasaman," katanya.

Sementara Plt. Kadis Kesehatan Kabupaten Pasaman, dr. Hardian Suryanta mengatakan akan terus melakukan kegiatan aksi swabpool  kepada warga masyarakat terutama kepada warga yang berkontak erat dengan pasien positif Covid.

"Aksi kegiatan swab pool merupakan salah satu upaya pendeteksian atau penjaringan secara cepat penyebaran Covid-19 yang berguna untuk mengkanalkan penyebaran covid ditengah masyarakat," katanya.

Berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada Minggu ke 36 pandemi covid19 di Sumatera Barat oleh Satgas Percepatan dan Penanganan Covid 19 Propinsi Sumbar, mulai tanggal 15 November 2020, ditetapkan zona daerah untuk Kabupaten Pasaman berada pada zona kuning yang berarti resiko rendah penyebaran Covid-19.

"Walaupun zona penyebaran Covid-19 Kabupaten Pasaman sudah masuk dalam zona kuning yang rendah tingkat penyebaran covid. Kita tak boleh lengah apalagi kendor melaksanakan kegiatan pencegahan," katanya.

Dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 di Pasaman, Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman, belum lama ini, telah menambah 2 unit armada kendaraan double gardan untuk membawa perlengkapan swab.

"Itu diperuntukan bagi tenaga kesehatan Satgas untuk pelayanan aksi kegiatan pengambilan sample swab warga masyarakat di daerah daerah yang sulit dijangkau," tutupnya.

(hri)

Berita Terkait

Baca Juga