Kominfo Bukittinggi: Melalui PPID Bawaslu Kabupaten Kota Bantu Awasi Pemilihan

Kominfo Bukittinggi Melalui PPID Bawaslu Kabupaten Kota Bantu Awasi Pemilihan Komisi Informasi Sumatera Barat memberikan bimbingan teknis penguatan kapasitas PPID Bawaslu Kabupaten Kota Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020 di Hall Balaikota Bukittinggi, Jumat (20/11/2020)

Covesia.com - Komisi Informasi Sumatera Barat memberikan bimbingan teknis penguatan kapasitas PPID Bawaslu Kabupaten Kota dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020 di Hall Balaikota Bukittinggi, Jumat (20/11/2020).

Bimbingan teknis tersebut dihadiri Ketua Komisi Informasi Pusat I Gede Narayana, Ketua dan Wakil Ketua Komisi Informasi Propinsi Sumbar, Kepala Dinas Kominfo Bukittinggi, Komisioner Bawaslu Propinsi Sumbar dan Bawaslu Kabupaten/ Kota se Sumbar sebagai peserta. 

Kepala Dinas Kominfo Kota Bukittinggi Novri mengatakan Bimtek hari ini untuk menyamakan persepsi demi kerja yang sangat besar, sekaligus memupuk tali silaturahmi. 

"Sebuah kehormatan bagi Pemko Bukittinggi dimana Komisi Informasi Propinsi Sumbar menetapkan Bukittinggi sebagai tempat bimtek bagi Bawaslu Kabupaten/ kota se Propinsi Sumbar," ucapnya.

Novri sangat berharap dalam bimtek kali ini lahir kesamaan persepsi dalam menghadirkan informasi terutama terkait tugas Bawaslu dengan patokan Undang-undang 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. "Kewajiban kita badan publik untuk memenuhi informasi yang dibutuhkan oleh para pihak yang mengajukan," sebutnya.

Ia menambahkan dengan melaksanakan perintah UU tersebut maka sengketa informasi tidak terjadi dan Komisi Informasi tidak perlu bertindak. Apalagi Komisi Informasi Propinsi Sumbar terkenal aktif dan progresif.

Wakil Ketua Komisi Informasi Adrian Tuswandi mengucapkan terima kasih kepada Pemko Bukittinggi yang bersedia menjadi tempat pelaksanaan Bimtek Peningkatan Kapasitas PPID Bawaslu se Propinsi Sumbar hari ini. 

"Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan penerapan Keterbukaan Informasi Publik pada Bawaslu se Kabupaten/Kota di Sumatera Barat," katanya.

Adrian Tuswandi mengakui, sejauh ini Bawaslu  Sumbar telah melaksanakan harapan Komisi Informasi Sumbar akan keterbukaan informasi publik. Bawaslu saat ini ditakuti cukup banyak orang terutama para kontestan terkait tugasnya mengawasi berjalannya Pilkada. 

"Dengan tag line awasi pemilu bersama rakyat, maka ruang bawaslu membuka ruang bagi masyarakat untuk ikut mengawasi pemilu," ungkapnya.

(deb)

Berita Terkait

Baca Juga