Tim Hukum Mahyeldi-Audy Laporkan Penyalahgunaan Bendera PKS Oleh Paslon NA-IC ke Bawaslu

Tim Hukum MahyeldiAudy Laporkan Penyalahgunaan Bendera PKS Oleh Paslon NAIC ke Bawaslu Foto: Laila Marni/covesia.com

Covesia.com - Setelah beberapa waktu lalu ke Bawaslu melaporkan dugaan pelanggaran oleh Program TV dan Paslon Nomor urut 1, hari ini tim hukum Mahyeldi-Audy kembali ke Bawaslu melaporkan dugaan Penyalahgunaan bendera PKS oleh paslon nomor urut 2, NA-IC.

"Pasangan calon Nasrul Abit - Indra Catri (NA-IC) dan tim pemenangan diduga melakukan pengelabuan terhadap masyarakat seolah-olah mereka diusulkan dan didukung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Padahal faktanya, PKS tidak mengusulkan dan/atau mendukung pasangan NA-IC, "ungkap Tim Hukum Mahyeldi-Audy, Muhammad Taufik kepada Covesia.com saat dihubungi, Rabu (18/11/2020).

Nyatanya,PKS bersama-sama dengan Partai Persatuan Pembangunnan (PPP) mengusulkan Mahyeldi - Audy Joinaldy. Dugaan pengelabuan tersebut sangatlah tidak beretika secara politik. Dalam kontestasi politik Pilkada, semua kontestan haruslah menjunjung tinggi etika politik. Tujuannya adalah mewujudkan pilkada yang berkualitas.

Dikatakan Taufik, secara hukum, penggunaan logo PKS di kalender pasangan calon NA-IC bertentangan dengan Pasal 73 A PKPU 11/2020.

 "Dalam kegiatan kampanye sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (2) dilarang membawa atau menggunakan tanda gambar partai politik yang tidak mengusulkan pasangan calon" jelasnya. 

Lebih lanjut, dugaan pengelabuan ini juga patut diduga sebagai upaya tidak sehat yang dilakukan ole pasangan calon Nasrul Abit - Indra Catri yang hendak memanfaatkan reputasi baik PKS (sebagai partai pengusul dan/atau pendukung Mahyeldi - Audy Joinaldy).

Pelaporan ini kata Taufik juga sebagai upaya menjalani pemilu yang bersih dari segala bentuk kecurangan. "Kami minta Bawaslu dapat mengusut tuntas dan serius tentang dugaan pelanggaran ini kalau perlu pihak yang bersangkutan mengklarifukasi dan meminta maat atau sesuai aturan di Bawaslu," pungkasnya. 

(lia/adi)

Berita Terkait

Baca Juga