Diduga Diterkam Satwa Liar, Tiga Ekor Kambing Warga Ditemukan Mati di Agam

Diduga Diterkam Satwa Liar Tiga Ekor Kambing Warga Ditemukan Mati di Agam Foto: Istimewa

Covesia.com - Tiga ekor ternak kambing warga Jorong Paraman, Nagari Sipinang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam ditemukan dalam kondisi mati dengan berbagai luka pada bagian badan.

Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Balai Konservasi Sumber Daya Alam, (BKSDA) Agam, Ade Putra mengatakan, Kejadian tersebut diketahui pemilik ternak Mardofi dan M Rasyid Minggu (15/11/2020) sekitar pukul 22.00 WIB.

"Dua ekor kambing milik Mardofi dan 1 milik M rasyid ditemukan dalam kondisi tercabik dan luka dan mati sedangkan dan satu ekor milik  M. Rayidin ditemukan luka pada bagian kaki, dan akhirnya disembelih," ujarnya saat dikonfirmasi Covesia.com Selasa (17/11/2020).

Atas Kejadian tersebut selanjutnya pihaknya langsung melapo ke Walinagari Sipinang pada hari senin (17/11) kepada BKSDA resor Agam yang pada saat itu juga sedang menangani konflik satwa beruang di kelok 42 nagari Matur Mudiak.

"Tim BKSDA baru dapat mendatangi lokasi kejadian pada hari Selasa (17/11) bersama-sama dengan aparat pemerintah nagari setempat dan pemilik ternak. Hasil identifikasi lapangan belum dapat menyimpulkan dugaan jenis satwa liar yang menyerang ternak warga. Hal ini disebabkan jejak yang sudah tidak terlihat disekitar lokasi kejadian akibat terhapus oleh hujan lebat malam sebelumnya," kata Ade.

Meski demikian tim BKSDA memastikan satwa yang menyerang ternak warga bukanlah harimau sumatera. Hal ini disimpulkan  dengan melihat dan mempedomani kerusakan pada kandang dan foto luka pada ternak.

BKSDA menghimbau warga setempat untuk mengamankan ternaknya ke dalam kandang dan berhati-hati ketika beraktivitas di kebun dan sawah.

Pihaknya akan melanjutkan identifikasi dan pemantauan pada hari Rabu (18/11) dengan memperluas areal pemantauan radius dua kilometer untuk mendapatkan tanda-tanda keberadaan satwa seperti jejak, cakaran, kotoran serta arah pergerakan lintasan satwa.

Pada tahun 2017 silam di Nagari Sipinang juga terjadi serangan satwa terhadap ternak kerbau milik warga. Tiga ekor kerbau ditemukan terluka parah dan selanjutnya disembelih oleh pemiliknya.

(Jhn)

Berita Terkait

Baca Juga