Pelaku UMKM Bukittinggi Berharap Kehadiran Vaksin Covid-19 Meningkatkan Perekonomian

Pelaku UMKM Bukittinggi Berharap Kehadiran Vaksin Covid19 Meningkatkan Perekonomian Pelaku UMKM pembuat saka merah di kawasan Canduang Kabupaten Agam, Sumbar

Covesia.com - Pemerintah telah menyatakan untuk menghadirkan vaksin Covid-19 di Indonesia. Kehadiran vaksin tersebut diharapkan menjadi salah satu cara untuk menangani pandemi dan membangkitkan ekonomi Indonesia terutama bagi pelaku UMKM.

Salah salah satu pelaku UMKM Bukittinggi, Elly, menuturkan adanya vaksin Covid-19 tentu akan membawa berkah bagi pedagang terutama dalam transaksi jual beli secara langsung yang akan meningkat jika dibandingkan sebelum vaksin ada.

"Karena dengan adanya vaksin daya tahan tubuh akan lebih kuat sehingga rasa cemas bagi pedagang maupun pembeli akan terkontaminasi oleh virus tak perlu dicemaskan lagi," jelasnya.

Elly yang juga merupakan seorang pedagang pakaian itu berharap kehadiran vaksin Covid-19 bisa segera direalisasikan karena hal itu setidaknya bisa memberikan napas baru bagi pelaku UMKM yang rata-rata berpenghasilan sebagai pedagang.

Hal senada juga diutarakan, Edo, penjual aksesoris di kawasan Jam Gadang Bukittinggi, mengatakan adanya vaksin tentu kunjungan ke daerah wisata kembali meningkat yang membawa dampak positif bagi pelaku UMKM.

"Kunjungan wisata meningkat tentu membawa berkah dan keuntungan bagi pedagang. Karena dengan adanya vaksin itu bisa membantu dan meningkatkan perekonomian pedagang kecil," katanya.

Sementara itu, Adrian Gunadi, Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mengatakan bahwa rencana pemerintah untuk melakukan vaksinasi Covid-19 merupakan sebuah harapan bagi bangsa Indonesia. 

“Vaksin Covid-19 pasti menjadi harapan kita semua, karena semakin cepat virus terkendali tentunya akan memberikan dampak langsung terhadap roda ekonomi dan juga kegiatan UMKM yang menjadi target penyelenggara fintech lending di AFPI,” katanya. 

Adrian menerangkan bahwa bila pemerintah dapat memberikan kepastian rencana vaksinasi COVID-19 tentunya akan sangat bermanfaat bagi dunia usaha. 

“Diharapkan adanya kepastian vaksin akan memberikan kepastian planning bagi dunia usaha khususnya UMKM dan tentunya akan dapat meningkatkan kepercayaan publik,” harapnya. 

Kebangkitan UMKM akan menjadi pendorong utama untuk menggerakan kembali perekonomian Indonesia, oleh karenanya, vaksin yang bertujuan untuk menimbulkan kekebalan pada tubuh ini sangat diharapkan kehadirannya. 

“Semoga dengan adanya vaksin Covid-19 yang aman dan berkhasiat dapat membuat aktivitas masyarakat kembali normal sehingga pelaku UMKM yang memang bergantung pada aktivitas masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Diinformasikannya, AFPI dan anggotanya telah memberikan kontribusi besar bagi UMKM Indonesia selama masa pandemi dengan menyalurkan pinjaman untuk modal usaha. Pinjaman modal usaha yang cepat dari perusahaan fintech lending sangat membantu UMKM yang memang belum banyak memiliki akses ke bank. 

Menurut laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Agustus 2020, saat ini terdapat sekitar 157 perusahaan fintech lending atau yang memberi pinjaman di Indonesia dengan total aset hampir Rp 3,2 triliun. Setidaknya 54 persen dari 12,8 juta peminjam P2P adalah UKM. Penyaluran kredit tersebut menyumbang 55 persen dari Rp 54,71 triliun pinjaman yang disalurkan oleh fintech tahun lalu.

“Kami berharap vaksin dapat meningkatkan harapan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat sehingga dapat kembali beraktivitas dengan lebih optimal. Tentunya kami juga siap sedia membantu dalam kapasitas kami apabila dibutuhkan,” tambah Danu Wicaksana, Managing Director of Good Doctor Technology Indonesia.

Berdasarkan statistik OJK per September 2020, penyaluran pembiayaan baru fintech lending mencapai Rp 6,82 triliun atau naik 39 persen (month to month/mtm). Sedangkan sebelum pandemi, pembiayaan baru fintech lending pada Desember 2019 sampai Maret 2020 tercatat pada kisaran Rp 6,8 triliun sampai Rp 7,1 triliun.

(deb)

Berita Terkait

Baca Juga