Fakhrizal Dapati Masyarakat Susah Dapat Modal Usaha yang Akhirnya Terjerat Rentenir

Fakhrizal Dapati Masyarakat Susah Dapat Modal Usaha yang Akhirnya Terjerat Rentenir Foto: Hajravif Setya Nugraha

Covesia.com - Kampanye Calon Gubernur Sumbar 2021-2024, Fakhrizal di Jorong Surau Gadang, Kenagarian Batu Taba, Kecamatan IV Angkek, Kabupaten Agam, Minggu (15/11/2020) mendapati cerita baru. Fakhrizal tak menyangka, masyarakat di pusat konvesksi dan tenun Kabupaten Agam ini masih banyak hidup susah.

Faktornya karrna masih banyak masyarakat di Kecamatan IV Angkek yang terjerat Rentenir (Tengkulak-red). Hidup mereka selalu di bayang-bayangi bunga hutang yang tinggi. Ini karena susah mendapatkan modal usaha.

Harmedi (63), warga Nagari Balai Gurah, Kecamatan IV Angkek sengaja datang ke Nagari Batu Taba untuk bertemu Fakhrizal. Ia hanya ingin menyampaikan persoalan yang banyak terjadi di Kecamatan IV Angkek. 

Masyarakat di beberapa Nagari Kecamatan IV Angkek sangat susah mendapat modal usaha dari Bank. Untuk mengurus pinjaman, sangat berbelit. Baik mengurus persyaratan di Pemerintahan maupun di Perbankan. Akhirnya, masyarakat yang ingin modal usaha mencari jalan terkahir yaitu meminjam kepada rentenir. 

"Susah ngurus syarat ini itunya di Bank dan pemerintahan pak. Akhirnya masyarakat minjam modal ke rentenir. Jika bapak melihat kami miskin, ini karena kami harus bayar bunga tinggi. Pinjam 10 bayar 30,," kata Harmedi.

Harmedj juga mengatakan akibat banyak masyarakat yang terjerat rentenir, akhirnya pemuda-i yang ingin buka usaha, harus mengurungkan niatnya. Lebih memilih sebagai pekerja dibandingkan jadi pengusaha.

"Anak-anak sini lebih milih jadi pekerja saja lagi. Kalau mau buka usaha, besar peluang masuk jeratan rentenir. Untuk dapat modal susah disini. Kapan anak-anak kami akan maju dan bisa jadi pengusaha pak. Padahal nagari-nagari di IV Angkek ini pusat tenun dan konveksi Kabupaten Agam," sebutnya.

Fakhrizal mengaku prihatin akan kondisi seperti ini. Daerah yang terkenal akan Sulam Taluak Balango ini harus terzalimi oleh birokrasi yang rumit. Akhirnya bermuara pada Rentenir. Padahal, baju dan batik dari IV Angkek ini sangat terkenal di Jakarta.

"Saya tahu baju dan tenun dari IV Angkek banyak membanjiri toko-toko di Pasar Tanah Abang. Tak disangka, orang yang menyulam hidupnya susah disini," kata Fakhrizal.

Fakhrizal berjanji jika terpilih menjadi Gubernur Sumbar, ia akan mempermudah masyarakat untuk mendapatkan modal usaha. Termasuk memperbaiki birokrasi yang berbelit di pemerintah 

"Saya janji akan mempermudah pinjaman modal usaha di sini jika terpilih jadi Gubernur. Termasuk membenahi birokrasi dan jalur peminjaman ke Bank. Jika ini terus berlangsung, masyarakat akan susah untuk hidup lebih baik," tutur Fakhrizal.

Fakhrizal juga meminta kepada masyarakat untuk tidak melakukan pinjaman modal kepada rentenir. Hal ini akan berimbas buruk pada kelangsungan ekonomi dan hidup masyarakat.

(Agg)

Berita Terkait

Baca Juga