Ikuti Napak Tilas di Pasaman Barat, Mayjen TNI Besar Harto Karyawan Hibahkan Tanah Seluas 40 Hektare

Ikuti Napak Tilas di Pasaman Barat Mayjen TNI Besar Harto Karyawan Hibahkan Tanah Seluas 40 Hektare Mayjen TNI Harto Karyawan bersama rombongan berkunjung ke Kabupaten Pasaman Barat (Ist)

 Covesia.com - Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, SH, M.Tr bersama rombongan mengikuti napak tilas ke Kabupaten Pasaman Barat sembari mengenang kampung masa kecilnya pada Jumat (13/11/2020).

Mayor Jendral bintang tiga itu diketahui lahir di Lubuk Sikaping, Pasaman pada 31 Mei 1963., dimana dirinya pernah merasakan hidup bersama orang tua di Talu Kabupaten Pasaman Barat, karena Ayahnya pernah menjabat Danramil pada dahulunya.

Jendral disambut oleh Pjs Bupati dan Forkopimda serta pejabat di Pasbar . Ia juga melaksanakan Napak Tilas setelah 57 tahun lalu Ia meninggalkan Pasaman Barat.

“Saya masih ingat kenangan saya di Pasaman dan Talu. Ini kunjungan kerja saya yang pertama ke sini setelah 57 tahun lalu," kata Mayjen TNI Harto Karyawan.

Harto Karyawan mengatakan momen pulang kampungnya itu sekaligus untuk menyerahkan atau menghibahkan tanah orang tua saya seluas 40 hektar. 

"Tanah tersebut kata orang tua saya, diserahkan oleh niniak mamak dahulu ketika ayah saya menjabat Danramil di Talu. Setelah kami lihat peta google, sebagian besar sudah ditempati oleh kantor pemerintah dan masyarakat. Ibu saya yang usianya sudah 89 tahun ingin menghibahkan tanah ini," tambahnya.

Atas dasar amanah orangtuanya itu tentunya merasa mempunyai tanggung jawab untuk memberikan kepastian hukum bagi yang telah menepati tanah tersebut.

"Agar kelak tidak timbul masalah dikemudian hari. Semoga menjadi amal jahiriyah bagi Ayah saya, Sastro Hartono," katanya.

Sementara Sekda Pasbar, Yudesri mengucapkan terima kasih kepada Mayjen TNI Besar Harto Karyawan dan ucapan selamat atas amanah yang diterima sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif).

“Kita ikut bangga atas apa yang telah di raih oleh Mayjen TNI Harto Karyawan. Karena bagaimanapun beliau telah mengharumkan nama Pasaman dan Pasaman Barat,” kata Yudesri.

Yudesri melanjutkan, terkait dengan tanah yang seluas 40 ha tersebut yang akan diwakafkan oleh sang jendral suatu kebanggan bagi pemerintah dan masyarakat. Walaupun saat ini belum melihat titik tanah yang dimaksud.

“Alhamdulillah, niat baik Jendral dan orang tua untuk mewakafkan tanah kepada pemerintah dan masyarakat kita sambut baik. Dari penuturan beliau kepada kita, tidak ada niat yang lain terkait dengan tanah wakaf tersebut, murni karena keikhlasan orang tua. Pertemuan saya dengan beliau sungguh suatu yang luar biasa. Pemda akan membantu untuk meluruskan sejarah, sehingga tidak menjadi persoalan di kemudian hari,” ungkap Yudesri.

(her)

Berita Terkait

Baca Juga