Telah P21, Polisi Serahkan ABH Kasus Penganiayaan Anggota TNI ke Kejaksaan Bukittinggi

Telah P21 Polisi Serahkan ABH Kasus Penganiayaan Anggota TNI ke Kejaksaan Bukittinggi Penyidik Satreskrim Polres Bukittinggi saat menyerah berkas tersangka Anak Berhadapan Hukum kasus pengeroyokan anggota TNI di Bukittinggi, Jumat (13/11/2020)(Foto: dok.humas)

Covesia.com - Satuan reserse dan kriminal Kepolisian Resor (Polres) Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) menyerahkan satu orang Anak Berhadapan Hukum (ABH) kasus penganiayaan anggota TNI beberapa waktu lalu ke kejaksaan negeri (Kejari) setempat, Jumat (13/11/2020).

"Satu orang anak berhadapan hukum (ABH) yakni BS (16) telah diserahkan ke Kejari," kata Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara.

Ia menerangkan penyerahan satu dari lima tersangka tersebut dinyatakan sudah P21 dari kejaksaan negeri Bukittinggi.

Sedangkan 4 orang tersangka lainnya yakni MS (49), JA (26), RHS (48), dan TR (33) berkasnya masih dilengkapi oleh penyidik sesuai dengan petunjuk P19 dari Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Bukittinggi, dan dalam waktu dekat juga akan diserahkan ke JPU. 

"Anak berhadapan dengan hukum atau merupakan anak dibawah umur telah diproses sesuai dengan sistem peradilan anak," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa melalui pelaksanaan tahap 2 ini menunjukkan keseriusan dari Polres Bukittinggi bahwa dalam proses perkaranya dilaksanakan secara baik dan benar.

Sementara itu, penyidik mempersangkakan terhadap tersangka anak berhadapan hukum dengan pasal nya 170 ayat (1) dan ayat (2) ke 1e jo 351 jo 55 jo UU no 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak. 

Sedangkan untuk 4 tersangka dewasa dengan pasal 170 ayat (1) dan ayat (2) ke 1e jo 351 jo 55 Kuhp.

 (deb)


Berita Terkait

Baca Juga