Warga Nagari Cupak Harapkan Pemimpin yang Tokoh Seperti Fakhrizal

Warga Nagari Cupak Harapkan Pemimpin yang Tokoh Seperti Fakhrizal Foto: Laila Marni

Covesia.com - Calon Gubernur no urut 3, Fakhrizal melakukan silaturrahmi ke nagari Cupak Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok. Menemui masyarakat langsung ke salah satu rumah gadang yang ada di Solok dan disambut oleh puluhan pendukungnya. 

"Alhamdulillah kami senang pak jendral datang ke daerah kami nagari cupak, Kecamatan Gunung talang di sini ada sekitar 12 ribuan masyarakat dan terkenal berasnya," ungkap Dt Basa Pengulu Sikumbang sebagai tuan rumah di Solok, Rabu  (11/11/2020).

Lebih lanjut Dt Basa memgatakan selamat datang. "Kami konsultasi dalam waktu dua hari, maaf jika apa adanya pada hari ini. Kalau ada kejanggalan mohon maaf. Ucapan terima kasih kerena Pak Fakhrizal datang ke sini," ujarnya. 

Ia berharap pertemuan hari ini dari berbagai suku yang di Cupak ada 5 suku semoga mendapatkan saran membantu Fakhrizal maju di pilgub.

Kabupaten Solok dan pemuka masyarakat di daerah juga berharap memiliki pekerjaan tetap bagaimana pertanian merasakan keberpihakan pemerintah kepada kami. 

"Subsidi pupuk sangat langka jadi jngan sampai Solok kehilangan berasnya dengan sulitnya pupuk ini. Semoga bapak bisa membantu carikn solusi ini, dengan tekat bersama ninik mamak bundo kanduang perekonomian rakyat itu sawah. Yang memimpin tokoh bukan takah, "jelasnya. 

Dilanjutkan Dt Basa, Kami minta yang memimpin Sumbar itu tokoh yang tau nasib rakyat sumbar. Jadi bisa menghayati perasaan rakyat. Bukan takah yang memiliki mobil dan bisa membayarkan minuman di warung," pungkasnya. 

Menjawab hal tersebut, Fakhrizal yang didampingi istri akan mengupayakan solusi dari keluhan masyarakat ini. Ada 19 program yang akan kmi lakukan jika terpilih nanti dan semuanya akan menjawab permasalahan masyarakat," ujar Fakhrizal. 

Kami akan memperhatikan Garim mesjid dan guru ngaji, juga budaya. Pertanian, perikanan, koperasi semua harus dibenahi. "Beras solok memang terkenal. Di program kita sudah ada solusinya. Kita ada 10 mentrinya. Kalau tidak bisa berhubungan baik dengan pusat bagaimana kita bisa eksekusi," ujarnya

(ila)


Berita Terkait

Baca Juga