Merasa Ditipu, Bacalon Bupati Laporkan Panitia Penjaringan dan DPD PAN Agam ke Polisi

Merasa Ditipu Bacalon Bupati Laporkan Panitia Penjaringan dan DPD PAN Agam ke Polisi Pelapor, Alwisral Imam Zaidallah

Covesia.com - Merasa Tertipu, Bakal Calon Bupati (Bacabup) Agam, Alwisral Imam Zaidallah laporkan Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Agam dan Ketua Tim Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati 2020 ke Polisi.

Pelapor, Alwisral Imam Zaidallah, mengatakan, laporan ke Polres Agam tersebut terkait pembohongan publik tahapan pencalonan beberapa bulan yang lalu.

"Saya sebagai warga yang memiliki hak memilih dan dipilih merasa dirugikan atas proses penjaringan calon kepala daerah dari DPD PAN Agam. Laporan itu saya sampaikan ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Agam, pagi ini," ujarnya, Senin (9/11/2020).

Ia mengatakan, pihaknya melaporkan Ketua DPD PAN Agam atas nama Andri Warman dan Ketua Tim Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupari 2020 DPD PAN Agam atas nama Syahmendra Putra.

Laporan tersebut dilakukan karena merasa tertipu dengan proses tahapan yang dijanjikan oleh DPD PAN dan tim berupa penyampaian visi dan misi calon bupati-wakil bupati.

"Saat mengajukan pendaftaran panitia berjanji akan memberi informasi tentang penyampaian Visi-Misi calon, namun kenyataannya tidak ada informasi lanjut tapi akhir Agustus 2020 DPD PAN Agam sudah Memutuskan mengusung Bacalon Bupati dan Wakil Bupati Agam Atas Nama Andriwarman dan Irwan Fikri," jelasnya.

Sebelumnya, Alwisral Imam Zaidallah juga sudah menggugat DPW PAN Sumbar ke Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Basung sebesar Rp1,5 miliar terkait mekanisme seleksi pencalonan bupati dan wakil bupati tersebut.

Gugatan itu diajukan pada Rabu (9/9/2020) dengan Nomor; 25/PDT/6/2030/PN.LBS dan saat ini masih dalam proses persidangan.

Sementara itu Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan membenarkan adanya pengaduan tersebut dan saat ini pihaknya sedang mempelajari kasus tersebut.

"Ada masuk laporan, saat ini penyidik sedang mempelajari laporan perekrutan pencalonan bupati dan wakil bupati ini, apakah masuk unsur pidanannya," jelasnya.

(jhn)

Berita Terkait

Baca Juga