Curi Pohon Kulit Manis, Seorang Pemuda di Padang Pariaman Diringkus Polisi

Curi Pohon Kulit Manis Seorang Pemuda di Padang Pariaman Diringkus Polisi Pelaku pencuri pohon kulit manis saat dimankan Polisi, Jumat (30/10/2020)(Foto: Istimewa)

Covesia.com - Mencuri pohon kulit manis dengan nama ilmiah cinnamomum, seorang pemuda di Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), diringkus polisi.

Hal itu dibenarkan oleh Kapolsek V Koto Kampung Dalam, AKP Kasman. Bahwa katanya penangkapan itu terjadi pada Jumat (30/10/2020) sekitar pukul 13.00 WIB, di rumah pelaku di Korong Sialangan, Nagari Gunuang Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur, Padang Pariaman.

"Pelaku yang kami amankan dengan inisial nama JS (30) pekerjaan swasta," sebut AKP Kasman.

Lanjut Kasman, pelaku ditangkap dalam dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/10/X/2020/Polsek tanggal 30 Oktober 2020.

"Jadi berdasarkan bukti pemulaan yang cukup maka dilakukan upaya penangkapan terhadap pelaku, yaitu dalam perkara tindak pidana pencurian pohon kulit manis terhadap korbannya atas nama Dol Fatriat," ungkapnya. 

Kasman mengatakan, pencurian itu diketahui dilakukan oleh pelaku pada Kamis (29/10/2020) sekitar pukul 11.00 WIB. Kemudian dilakukan penyelidikan, selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap pelaku. 

"Setelah diinterogasi pelaku mengakui perbuatannya dan selanjutnya dilakukan penangkapan," ucapnya. 

Dikatakan Kasman, saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolsek V Koto Kampung Dalam untuk di proses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Diceritakan Kasman, kronologis kejadian pencurian itu berawal pada Kamis (29/10/2020) sekitar pukul 10.00 WIB, bertempat di Korong Sialangan, Nagari Gunuang Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur, Padang Pariaman, yang mana pada saat kejadian saksi hendak menanam bibit tanaman, kemudian saksi melihat pelaku sedang menebang pohon kulit manis milik pelapor, dan saksi langsung meneriaki pelaku. 

Mendengar teriakan tersebut pelaku langsung melarikan diri, kemudian saksi melaporkan kejadian tersebut kepada pelapor yaitu korban. 

"Atas kejadian tersebut korban merasa dirugikan sebesar Rp4 juta, dan yang menjadi barang bukti yaitu satu kantong kulit manis, satu buah parang dan satu batang kulit manis yang sudah dipotong," jelas Kasman.

(per)

Berita Terkait

Baca Juga