Advertorial Sumatera Barat

Perkuat Penanganan Covid-19, Irwan Prayitno Tinjau Asrama Haji untuk Isolasi Pasien Covid-19

Perkuat Penanganan Covid19 Irwan Prayitno Tinjau Asrama Haji untuk Isolasi Pasien Covid19 Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (dua kanan) saat meninjau Asrama Haji di Padang. Foto: Humas

Covesia.com - Penambahan kasus positif Covid-19 terus meningkat, bahkan kemarin melebihi 500 kasus. Hal tersebut membuat Gubernur Sumatera Barat bergerak cepat untuk mengantisipasi lonjakan kasus.

Irwan Prayitno mengunjungi Asrama Haji Padang guna cek ruang untuk isolasi/karantina bagi pasien yang Positif Covid-19. Itu upaya mengantisipasi kemungkinan terburuk penyebaran Covid-19 di Sumbar.

"Covid-19 di Sumbar terus menunjukan angka tertinggi tiap hari. Jadi harus ada tempat ruang isolasi/karantina untuk menangani Positif Ringan (OTG) Covid 19. Kita sudah persiapkan penambahan tempat tidur di Asrama Haji," kata Irwan Prayitno saat melakukan peninjauan di Asrama Haji Padang, Sabtu (17/10/2020).

Disebutkan Irwan Asrama Haji Padang, saat ini ada 600 tempat tidur, yang bisa dipakai saat ini sekitar 276 tempat tidur. Semuannya dipersiapkan untuk menampung pasien Covid-19 yang ringan. 

Jika diperlukan maka semua tempat tidur di Asrama Haji bisa dipakai untuk melayani Positif Covid. Pemprov Sumbar memberi apresiasi kepada pihak Asrama Haji yang tanggap dan memfasilitasi dalam mengatasi Covid-19 di Sumbar.

Dalam waktu dekat gedung Asrama Haji sudah bisa dipakai sebanyak 276 tempat tidur, apabila diperlukan maka ke depan akan ada lagi penambahan 100 tempat tidur.

Rencanannya gedung Asrama Haji bisa menampung hingga 600 tempat tidur, hanya ada beberapa bangunan yang perlu dilakukan perbaikan.

"Kita akan terus berusaha mempersiapkan tempat isolasi/karantina yang terbaik bagi pasien Covid-19. Di Asrama Haji dilengkapi dengan sarana yang sangat memadai, bahkan tempat olahraga ada disini, untuk menguatkan imun tubuh pasien Covid-19," ucap Irwan. 

Irwan menegaskan, pemprov akan berupaya semaksimal mungkin dalam penanganan wabah Covid-19. Ruang isolasi/karantina merupakan salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 sehingga penanganan dapat berjalan maksimal.

Dengan menempatkan terkonfirmasi Positif Covid-19 di ruang isolasi, penanganan akan lebih maksimal karena terus terpantau dan sekaligus memutus mata rantai penyebaran. 

Selain itu, Irwan Prayiyno mengajak masyarakat di Provinsi Sumbar untuk bersama-sama dan senantiasa disiplin melaksanakan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19, yaitu dengan cara selalu memakai masker saat di luar rumah, cuci tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

"Dengan cara itulah kita bisa menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Provinsi Sumbar secara efektif," tegasnya.

(ril/ila) 

Berita Terkait

Baca Juga