Polisi Tangkap Tersangka Curanmor dan Penadah di Tiga Kota

Polisi Tangkap Tersangka Curanmor dan Penadah di Tiga Kota Ilustrasi (pixabay)

Covesia.com - Satuan reserse dan kriminal Polres Bukittinggi, berhasil mengamankan tersangka curanmor dan penadah di lokasi lokasi berbeda.

Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara didampingi Kasat Reskrim  Polres Bukittinggi AKP Chairul Amri Nasution, Sabtu (17/10/2020) saat dikonfirmasi menuturkan penangkapan tersangka sudah menjadi target operasi karena telah meresahkan masyarakat.

"Tersangka curanmor RR (30) warga Nagari Nan Tujuah Palupuah, Agam, berhasil ditangkap pada Kamis (15/10/2020) lalu," ungkapnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan tersangka mengakui perbuatannya yang telah melakukan pencurian 1 (satu) unit sepeda motor merk HONDA CBR warna putih merah BA 3775 LR di jalan Hamka Asrama Kodim 0304 Agam Kelurahan Tarok Dipo Kec. Guguk Panjang Kota Bukittinggi.

Tidak hanya sampai disitu, satreskrim langsung melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti sepeda motor yang dicuri dan dari keterangannya tersangka  dibantu oleh rekannya berinisial RFS (26) warga Guguak Panjang Kota Bukittinggi yang membantu menjualkan sepeda motor hasil curian tersebut.

"Dari keterangan itulah, tim Opsnal mengamankan tersangka RFS (26) pada hari Jum'at (16/10/2020) di Payakumbuh," ucapnya.

Berdasarkan keterangan RFS, selanjutnya tim opsnal kembali mengamankan MI (32) warga Batipuh Kabupaten Tanah Datar yang mana MI menjadi pembeli kendaraan curian tersebut.

Dalam proses pengembangan mencari barang bukti dan penadah, pelaku RR sempat melakukan perlawanan dan berusaha untuk melarikan diri sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki sebelah kanan. 

Pelaku RR sendiri merupakan pemain lama yang sudah keluar masuk lembaga pemasyarakatan.

"Selanjutnya tersangka dibawa ke Sat Reskrim Polres Bukittinggi guna proses lebih lanjut," katanya.

Terhadap tersangka RR dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara sedangkan untuk pelaku RFS dan MI dijerat pasal 480 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara. 

(deb)

Berita Terkait

Baca Juga