KPU Sumbar: Media Boleh Beritakan Kampanye Paslon Asal Adil dan Proposional

KPU Sumbar Media Boleh Beritakan Kampanye Paslon Asal Adil dan Proposional Komisioner KPU Sumbar Gabril Daulai

Covesia.com - Pelaksanaan kampanye di masa pandemi ini berbeda dari kampanye yang terdahulu. Saat ini para pasangan calon lebih diarahkan berkampanye secara daring agar tak menyebar covid-19. Meskipun boleh kampanye tatap muka, namun dibatasi dan harus sesuai protokol kesehatan. 

"Prinsipnya dalam kontek pemberitaan dan penyiaran itu media boleh melakukan penyiaran dan pemberitaan terhadap aktivitas kampanye, asal adil dan proposional," ungkap Komisioner KPU Sumbar, Gebril Daulai di Padang, Kamis (15/10/2020).

Gebril mencontohkan talkshow di TV yang akan membedah visi misi perorang pasangan calon. "Silahkan saja yang penting adil dan proposional.

Semua paslon diundang dan diberikan alokasi waktu yang sama. Tapi kalau paslonnya membayar baru boleh ikut talkshow itu berarti iklan tidak bolehkan," terangnya. 

Sedangkan mengenai beriklan di media cetak dan elektronik akan difasilitasi oleh KPU sesuai undang-undang no10 tahun 2016. KPU juga akan memfasilitasi debat antar paslon. "KPU menjalankan apa yang ada di undang-undang," tambahnya. 

Lebih lanjut kata Gebril, KPU memastikan pemberitaan itu adil dan proposional, semua paslon di undang, diberi waktu yang sama termasuk sorotan kamera juga sama. Bisa jadi tidak adil kalau salah satu paslon lebih sering disorot dan yang lain tidak.

Sementara itu, paslon boleh berkampanye di media daring. Pasangan calon a kalau diliput boleh, calon b diliput boleh tapi harus adil dan proposional. Jangan calon A diliput B dan C tidak. Tetapi itu tergantung peliputan di media masing-masing.

Selain 14 hari itu kampanye yang boleh dilakukan pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka dan dialog boleh tetapi meminta mengutamakan daring.

"Kalau secara tatap muka harus mengikuti protokol kesehatan. Dilakukan di dalam gedung atau ruangan, peserta maksimal 50 orang, protokol penjagaan covid-19 dilaksanakan, pengecekn suhu tubuh, penyediaan handsanitizer, jaga jarak 1 meter, memastikan semua peserta menggunakan masker, "jelasnya.

Kampanye tatap muka terakhir 5 Desember. "Yang penting penuhi syarat-syarat administrasi, dilaksanakan oleh tim kampanye yang terdaftar atau relawan yang terdaftar, mengurus STTP ke pihak kepolisian sehari paling lambat pelaksanaan masa kampanye. Dalam melaksanakan kampanye melaksanakan protokol kesehatan, "tutupnya.

(lia)

Berita Terkait

Baca Juga