KPU Sumbar Sampaikan Aturan Kampanye pada Media Massa

KPU Sumbar Sampaikan Aturan Kampanye pada Media Massa Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Sumbar, Gebril Daulai

Covesia.com - Kampanye pemilihan kepala daerah 2020 sudah dimulai semenjak 26 September hingga 5 Desember mendatang. KPU Sumbar sampaikan aturan kampanye di media baik cetak, elektronik dan daring atau sosial kepada sejumlah awak media dalam acara Ngopi 2020.

"Kita melakukan diskusi dengan teman-teman media untuk menyampaikan aturan terkait dengan pelaksanaan kampanye dalam bentuk iklan media cetak dan elektronik. Supaya teman-teman media memahami," ungkap Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Sumbar, Gebril Daulai kepada wartawan, Kamis (15/10/2020).

Lebih lanjut kata Gebril, jangan sampai media memfasilitasi kegiatan kampanye dalam bentuk iklan yang menabrak aturan UU nomor 10 Tahun 2016. Iklan di media cetak dan elektronik itu difasilitasi oleh KPU. selama 14 hari dari tanggal 22 November sampai 5 Desember. 

Pasangan calon dan tim kampanye dilarang beriklan di luar yang difasilitasi oleh KPU. Pasangan calon hanya dapat beriklan di media sosial dan media daring.

"Di media sosial itu 5 konten perhari setiap aplikasi sementara di media daring 1 banner per hari untuk setiap pasangan calon maksimal di 5 media setiap harinya. Itupun dalam waktu 14 hari sebelum masa tenang 22 November sampai 5 Desember," jelasnya.

Jika melanggar kata Gebril, tentu masuk ke tindak pidana pemilihan dan proses pengawalannya di bawaslu. "Nantinya akan dikaji oleh bawaslu dengan kepolisian dan kejaksaan yang tergabung dalam sentra penegakan hukum terpadu," pungkasnya. 

(ila)

Berita Terkait

Baca Juga