Hingga Hari Ini Sudah 165 Orang yang Ditindak Selama Operasi Penegakan Perda AKB di Kota Pariaman

Hingga Hari Ini Sudah 165 Orang yang Ditindak Selama Operasi Penegakan Perda AKB di Kota Pariaman Saat operasi penegakan peraturan daerah tentang AKB di Kota Pariaman, beberapa hari yang lalu (Foto: dok.humas)

Covesia.com - Hingga hari ini Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), mencatat ada 165 orang yang tidak gunakan masker terjaring razia selama operasi penegakan peraturan daerah tentang adaptasi kebiasaan baru (AKB) di kota tersebut. 

"Data itu tergabung semenjak kami lakukan operasi mulai 12 Oktober 2020 hingga hari ini," sebut Sekretaris Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Pariaman, Murfida usai razia protokol kesehatan pada, Kamis (15/10/2020).

Lanjut Murfida, 144 orang dari jumlah pelanggar tersebut menjalankan sanksi kerja sosial dengan membersihkan fasilitas publik, sedangkan sisanya memilih membayar denda berupa uang senilai Rp100 ribu.

"Operasi tersebut kami lakukan tidak saja di pusat keramaian atau kawasan pasar dan jalan utama, tapi juga di kawasan wisata," katanya. 

Dikatakan Murfida, sekarang ini pihaknya melakukan operasi di Simpang Tabuik dan di Talao Pauh. Sedangkan kemarin di depan Balai Kota Pariaman dan di Pantai Gandoriah.

"Selama operasi penegakan Perda Nomor 6 Tahun 2020 tentang AKB tersebut kami terkadang menemukan perlawanan dari para pelanggar. Bahkan ada yang lari, tapi kami tidak bisa mengejar karena bisa saja pelanggar ini jatuh," ucapnya.

Murfida mengatakan, pihaknya akan terus mengelar razia pelanggar protokol kesehatan tersebut hingga pandemi Covid-19 berakhir. Karena pihaknya ingin warga menerapkan protokol kesehatan agar penyebaran Covid-19 bisa ditekan.

"Makanya itu kami mengimbau agar warga untuk selalu menerapkan protokol kesehatan yang salah satunya menggunakan masker," jelasnya. 

(per)

Berita Terkait

Baca Juga