SMKN 3 Kota Pariaman Adakan Workshoop untuk Salurkan Lulusannya ke Dunia Usaha dan Industri

SMKN 3 Kota Pariaman Adakan Workshoop untuk Salurkan Lulusannya ke Dunia Usaha dan Industri Kegiatan workshoop di SMKN 3 Kota Pariaman (Foto: Peri Musliadi/Covesia)

Covesia.com - Agar terciptanya lulusan yang berkarakter baik, dan menyalurkan lulusannya ke dunia usaha dan industri, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), adakan workshoop Pembentukan Pusat Pengembangan Karir Siswa (PPKS) atau Bursa Kerja Khusus (BKK).

Kegiatan tersebut merupakan bantuan fasilitasi PPKS Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tahun 2020 dari Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kepala Sekolah SMKN 3 Kota Pariaman, Rafuddin melalui Waka Humas dan Hubungan Industri, Puji Priyanto mengatakan, karena perkembangan industri dan kemajuannya yang sangat pesat di bidang teknologi, makanya perlu kegiatan seperti ini. 

"Sebab, perkembangan itu harus diikuti SMKN 3 Kota Pariaman sesuai pasar industri," sebut Puji kepada Covesia.com pada Kamis (15/10/2020).

Lanjut Puji, karena dalam kegiatan tersebut pemateri yang diadakan dari pihak industri dan perguruan tinggi. 

Dikatakan Puji, permasalahan sekarang ini di dalam dunia industri dan usaha, ada yang namanya upskill yaitu ilmu pengetahuan dan keterampil yang diberikan kepada siswa sebagai bakal nantinya setelah diindustri. 

Namun, saat ini yang berpengaruh itu soft skill yaitu kemampuan komunikasi, karakteristik seseorang, kecerdasan sosial yang melekat, serta kemampuan beradaptasi dengan baik di dalam kehidupan maupun dunia kerja.

"Soft skill ini di dalamnya sikap, etika dan karakter, jadi secerdas apapun siswa itu, kalau yang tiga ini buruk, industri tidak akan memakai mereka. Namun kalau semuanya bagus, ilmu itu akan mengikuti dengan sendirinya," ungkapnya. 

Makanya itu kata Puji, perlu kegiatan ini diadakan untuk pembentukan karakter siswa. 

"Kebetulan saat ini ada pademi Covid-19, dan siswa belajarnya dalam jaringan (daring), maka kami mengundang guru saja sebagai peserta, jadi nanti guru tersebut yang akan menyampaikan kepada siswanya kalau sudah kembali belajar," jelasnya. 

Nanti guru akan menyampaikan, apa yang dibutuhkan industri, bagaimana mempersiapkan siswa nanti setelah di dunia luar atau kerja, sikap itulah yang akan ditanamkan guru nantinya.

"Makanya diharapkan dengan adanya kegiatan ini bisa menyalurkan siswa tamatan di SMKN 3 Kota Pariaman, ke dunia usaha dan industri," ucapnya. 

(hms.sumbar)

Berita Terkait

Baca Juga