Dompet Dhuafa Gulirkan Program 'Keluarga Tangguh' Bagi Pelaku UMKM Terdampak Pandemi di Padang

Dompet Dhuafa Gulirkan Program Keluarga Tangguh Bagi Pelaku UMKM Terdampak Pandemi di Padang seorang penerima bantuan modal usaha program "Keluarga Tangguh"

Covesia.com - Hingga saat ini dampak pandemi Covid-19 hingga di masa new normal ini masih dirasakan, diantaranya bagi pelaku UMKM. Penjualan dari usahanya ikut terkena imbas. Akan tetapi kondisi ini tentunya tidak membuat para pelaku UMKM berdiam diri begitu saja.

Dengan bermodalkan niat dan keyakinan para pelaku UMKM ini khususnya di kota Padang, Sumatera Barat perlahan-lahan bangkit kembali melakukan rutinitas harian mereka. 

Melihat atmosfir semangat dari beberapa pelaku UMKM ini, Dompet Dhuafa Singgalang pun tergerak ikut memberikan modal usaha. 

Melalui program "Keluarga Tangguh" sebagai rangkaian dari program Aksi Peduli Dampak Corona (APDC) Dompet Dhuafa, para pelaku UMKM di Kota Padang menerima bantuan modal usaha  agar bisa semakin kokoh dalam mengembangkan usahanya. 

Menurut Ratri Devy Arimbi Spv Program DD Singgalang, program bantuan Keluarga Tangguh ini difokuskan untuk bantuan ekonomi, pelaku UMKM yang ikut terkena dampak di masa pandemi. "Melalu bantuan ini kita mau mensupport usaha mereka, rata-rata penerima manfaat pun tampak semangat dalam mengembangkan usahanya. Mereka mau berinovasi dan mencari alternatif lain agar usahanya bisa berjalan ditengah situasi saat ini," papar Rara, dalam keterangan resminya yang diterima, Rabu (14/10/2020).

Ia menyebutkan, ada sekitar Rp24 Juta dana disalurkan untuk 12 orang penerima manfaat di Kota Padang. Setelah dana ini diberikan tim akan memantau dampaknya terhadap usaha mereka. 

"Dalam realisasi nanti jika ada kendala, Insya Allah akan kita bantu secara moril, Bagian tim ekonomi DD Singgalang juga siap memantau serta mengadakan pedampingan kepada penerima manfaat," imbuh Rara.

Sementara itu, Linda Afriani Danil salah seorang penerima manfaat program APDC di Kota Padang menyambut baik bantuan modal usaha ini, ia berharap bantuan ini dapat membuat usahanya semakin bekembang. 

"Seperti bantuan akuarium nanti bisa saya fungsikan untuk penjualan ikan nila, dan tambahan modal usaha ini ingin saya kembangkan ke usaha lainnya," ungkap Linda.

Di tempat yang lain, Wizria Astuti penerima manfaat program APDC turut berterimakasih atas bantuan yang diberikan. Baginya bantuan ini dapat membantu tambahan modal usahanya. "Masa pandemi, berefek ke penurunan omset usaha saya. Dengan adanya tambahan modal usaha ini bisa saya fungsikan untuk pembelian bahan-bahan olahan produk saya," tutur Wizria yang juga merupakan salah seorang anggota binaan program ekonomi DD Singgalang di Pusat Oleh-Oleh Minang Sepakat.

(don)

Berita Terkait

Baca Juga