Advertorial Sumatera Barat

PKM UNP - Merancang Bangun Dispenser Handsanitizer Otomatis Bagi Kantor Lurah di Payakumbuh Barat

PKM UNP  Merancang Bangun Dispenser Handsanitizer Otomatis Bagi Kantor Lurah di Payakumbuh Barat Sumber: istimewa

Covesia.com - Di tengah pandemi Covid-19, salah satu instansi pemerintah yang harus tetap beraktivitas adalah kantor lurah. Setiap hari banyak orang yang keluar masuk kantor lurah. Begitu juga kantor lurah di Kota Payakumbuh. 

Penyebaran Covid-19 sangatlah cepat. Untuk itu perlu ditingkatkan kewaspadaan khususnya di kota ini, agar tidak menjadi daerah yang berbahaya.  

Tim dosen Pendidikan Teknik Elektronika, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang, menggelar kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh dalam rangka membantu kelurahan dan masyarakat di kecamatan itu, dalam pencegahan penularan virus Covid-19.

Kegiatan dengan judul “Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Covid-19 Dengan Merancang Bangun Dispenser Handsanitizer Otomatis Bagi Kantor-Kantor Lurah Di Kecamatan Payakumbuh Barat” ini, dilaksanakan mulai Mei hingga November 2020. 

Tim yang terdiri atas, Sartika Anori, S.Pd., M.Pd.T (ketua), Igor Novid, S.T., M.T (anggota 1), dan tiga mahasiswa yakni Anggri Oktavia, Bayu Asril, dan Afri Satria ini memilih objek pengabdian di kantor-kantor lurah di Kecamatan Payakumbuh Barat dengan fokus sasaran kepada pegawai kantor lurah dan masyarakat kelurahan.

Menurut ketua tim, Sartika Anori, S.Pd., M.Pd.T, objek kantor lurah sangat penting karena banyak orang yang keluar masuk kantor lurah guna keperluan adiministrasi kependudukan dan lainnya. Menurutnya, dari kondisi itu, maka penyebaran virus Covid-19 perlu diwaspadai.

"Salah satu cara praktis adalah agar semua orang yang keluar masuk menggunakan handsanitizer. Sehingga, benda-benda tidak tersentuh oleh tangan yang (mungkin) terkontaminasi virus," katanya. 


Dia mengatakan, menggunakan handsanitizer adalah cara praktis dan efisien untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19. Ketersediaan handsanitizer di kantor-kantor lurah yang tetap beroperasi di tengah pandemi ini, sangat dibutuhkan, katanya. 

Sementara, katanya lagi, menggunakan botol handsanitizer hanya cocok digunakan untuk satu orang, karena jika dipegang oleh banyak bisa saja menjadi penyebab tersebarnya virus ke banyak orang. 

"Untuk itu diperlukan dispenser handsanitizer otomatis agar semua orang yang keluar masuk kantor lurah dapat menggunakan handsanitizer tanpa harus menyentuh botol handsanitizer," jelasnya. 

Sartika Anori menjelaskan, pengabdian ini merancang dan bangun dispenser otomatis dengan sensor untuk kantor-kantor lurah di Kecamatan Payakumbuh Barat. 

Diharapkan dispenser handsanitizer otomatis tersebut, dapat mencegah penularan virus Covid-19 terutama di lingkungan kantor-kantor lurah di kecamatan Payakumbuh Barat serta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus Covid-19.

Anggita 1, Igor Novid, S.T., M.T menambahkan, alat yang dibangun bejumlah 19 unit untuk 17 kelurahan dan kantor camat di Kecamatan Payakumbuh Barat. 

Pengerjaan alat dilakukan oleh tim. Pengerjaan masing-masing alat memakan waktu lebih kurang selama tiga jam.


Dia menjelaskan, dispenser otomatis tersebut bekerja menggunakan sensor. Ketika tangan diarahkan ke sensor, maka cairan handsanitizer akan keluar secara otomatis. Alat tersebut bekerja menggunakan baterai yang dapat diisi ulang. 

"Perancangan alat dispenser otomatis ini dimulai pada awal September 2020 dan penyerahan alat dilakukan pada Oktober 2020," pungkasnya.

(adv)

Berita Terkait

Baca Juga