Masuk Zona Merah, Warga Pariaman Kembali Dilarang Gelar Pesta atau Hajatan

Masuk Zona Merah Warga Pariaman Kembali Dilarang Gelar Pesta atau Hajatan Plt Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin. Foto: Peri

Covesia.com - Ditetapkan zona merah Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), tunda mengeluarkan rekomendasi izin pelaksanaan hajatan dan kegiatan sosial budaya lainnya.

"Kami sudah melakukan rapat dengan pemangku kepentingan, untuk melakukan penundaan pelaksanaan hajatan dan kegiatan sosial budaya lainnya. Sebab pada Minggu (11/10/2020) kemaren Kota Pariaman ditetapkan masuk zona merah Covid-19," sebut Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin pada Selasa (13/10/2020).

Lanjut Mardison, sebelumnya pihaknya telah mengeluarkan aturan terkait diperbolehkannya kegiatan sosial budaya di Kota Pariaman, yaitu pada Sabtu (10/10/2020) kemaren, yakni dengan meminta surat rekomendasi dari Satuan Tugas Covid-19.

Setelah itu mengurus izin keramaian ke polisi setempat, serta harus menerapkan protokol kesehatan.

"Namun rekomendasi itu dikeluarkan selama Kota Pariaman masih dalam zona hijau, kuning, atau orange, tapi karena sekarang masuk ke dalam zona merah, maka kembali dilarang," jelasnya.

Dikatakan Mardison, untuk warga yang sudah mengurus rekomendasi sebelum ada larangan, maka dapat melaksanakan kegiatan sosial dan budaya serta hajatan dengan pengawasan ketat dari pemerintah setempat.

"Penundaan pengeluaran izin kegiatan sosial budaya tersebut berlaku hingga Kota Pariaman keluar dari zona merah," ucapnya. 

Makanya itu, Mardison mengimbau agar warga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan agar penyebaran Covid-19 di Kota Pariaman dapat ditekan serta ke luar dari zona merah. 

(pri)

Berita Terkait

Baca Juga