Sempat Tutup, Layanan IGD RS Islam Ibnu Sina Simpang Empat Dibuka Kembali

Sempat Tutup Layanan IGD RS Islam Ibnu Sina Simpang Empat Dibuka Kembali IGD RS Ibnu Sina Simpang Empat, Pasaman Barat (Dok Covesia)

Covesia.com - Rumah Sakit Islam (RSI) Ibnu Sina Simpang Empat, Pasaman Barat mulai hari ini kembali membuka layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang sempat ditutup empat hari lalu usai beberapa karyawannya dilaporkan terkonfirmasi Positif Covid-19.

"Mulai hari ini layanan IGD sudah mulai dibuka kembali. Namun, untuk poli masih belum dibuka,” terang Direktur RSI Ibnu Sina Simpang Empat Pasbar, Meri Herliza kepada Covesia.com, Selasa (13/10/2020).

Meri Herliza mengatakan dalam hal ini pihaknya sangat memperketat protokol kesehatan guna mengantisipasi bertambahnya pasien positif bagi karyawan dilingkungan RS Ibnu Sina tersebut.

"Sementara terkait karyawan RS Ibnu Sina yang positif Covid-19 itu sudah dikarantina di Balai Diklat BKPSDM Talu, Pasaman Barat," tambahnya.

Pihaknya kata dia juga sudah menyemprotkan cairan disinfektan yang dilakukan oleh Gugus Tugas melalui BPBD Pasbar diseluruh fasilitas RS Ibnu Sina Simpang Empat.

"Meskipun layanan di IGD telah aktif kembali, namun untuk jam besuk masih ditiadakan. Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19," katanya.

Setiap pasien, kata dia baik keluarga maupun petugas kita, nantinya wajib untuk mematuhi protokol kesehatan saat memasuki RS Ibnu Sina.

"Wajib memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Kami juga mengimbau agar masyarakat Pasaman Barat tidak termakan isu yang mengatakan bahwa adanya tenaga kesehatan di Ibnu Sina terjangkit Covid-19. Saya memastikan, informasi itu salah. Tidak ada Nakes kami yang terkonfirmasi positif. Semuanya adalah karyawan kantor," tutupnya.

(hri)

Berita Terkait

Baca Juga