Polisi: Kabupaten Madina Jadi Daerah Pemasok Utama Ganja di Sumbar

Polisi Kabupaten Madina Jadi Daerah Pemasok Utama Ganja di Sumbar Kapolres Pasaman, AKBP Dedi Nur Andriansyah, didampingi Wakapolres, Kompol Ahmad Yani dan Kasatres Narkoba, Iptu Syafri Munir saat konferensi pers penangkapan Narkoba di aula Polres Pasaman, Senin (12/10/2020).

Covesia.com - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Pasaman menyebut daerah Kabupaten Madina, Sumatera Utara sebagai daerah utama pemasok Narkotika golongan I jenis Ganja ke Sumatera Barat.

Kapolres Pasaman, AKBP Dedi Nur Andriansyah, mengatakan hal ini dibuktikan dengan data hasil penangkapan yang dilakukan jajarannya berasal dari daerah Madina, Sumatera Utara tersebut.

"Kami lakukan penangkapan Narkotika sekitar 103 Kilogram Ganja di jalan lintas Sumatera Medan Bukittinggi yang bertempat di Gunung Tua Jorong Selamat, Kenagarian Stombol, Kecamatan Padang Gelugur sekira pukul 04.30 WIB, Sabtu (10/10/2020). Ganja tersebut juga dibawa tersangka dari daerah Madina-Sumut," terang Kapolres Pasaman, AKBP Dedi Nur Andriansyah, didampingi Wakapolres, Kompol Ahmad Yani dan Kasatres Narkoba, Iptu Syafri Munir, Senin (12/10/2020).

Kapolres Pasaman, AKBP Dedi Nur Andriansyah, mengatakan dalam kurun beberapa tahun ini rata-rata hasil penangkapan Narkoba jenis Ganja dari daerah Madina dengan sasaran edar ke daerah Sumatera Barat.

"Hingga Oktober 2020 ini saja kami telah mengamankan Ganja dengan total sebanyak 554.451,76 gram (451 kilogram) lebih. Itupun rata-rata dari daerah Madina-Sumut. Kemudian barang bukti Sabu-sabu sebanyak 1.069,44 Gram," tambahnya.

Pihaknya mengatakan ke depan bakal memperketat pengamaman di pintu masuk Pasaman daerah perbatasan Muaro Cubadak, Kecamatan Rao Utara.

"Sebab daerah itu merupakan jalur masuk tersangka melintas ke daerah Pasaman. Kita jelas tegas akan memberantas peredaran Narkoba di Pasaman ini," tutupnya.

(hri)

Berita Terkait

Baca Juga