Pimpin Apel Gabungan Penegakan Kegiatan Perda AKB, Ini Kata Gubernur Sumbar

Pimpin Apel Gabungan Penegakan Kegiatan Perda AKB Ini Kata Gubernur Sumbar Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, saat apel gabungan penegakan Perda AKB di Sumatera Barat, Sabtu (10/10/2020)(Foto: dok.humas)

Covesia.com - Penambahan positif di Sumbar masih berada di kisaran 200 kasus setiap harinya. Klaster yang baru tentu tempat-tempat orang berkerumun yang paling banyak menyebarkan diantara sesama yang akhirnya menyebar ke masyarakat luas.

"Kita ingin kurangi seminimal mungkin penyebaran Covid-19 di Sumbar, tentu dengan tindakan. Untuk itu kita harus kompak melakukan upaya memerangi Covid-19 bersama semua pihak, termasuk Tim gabungan ini," ungkap Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno saat menghadiri apel pasukan penegakan perda AKB di Kantor Gubernur, Sabtu (10/10/2020). 

Irwan mengajak seluruh elemen kompak memerangi Covid-19 dengan melakukan tindakan di lapangan tentu awalnya berikan edukasi, sosialisasi dan persuasif.  "Mudah-mudahan dengan adanya perda ini masyarakat terbiasa menggunakan masker, sehingga berkurang pasitif COVID-19 di Sumbar, dan InsyaAllah kita bisa mengendalikannya," harapnya. 

Lebih lanjut, dalam apel gelar pasukan gabungan Penegakan Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Irwan menyebut, bahwa dengan diadakan Apel gabungan ini akan dimulainya kegiatan penegakan kegiatan Perda AKB di daerah. 

"Oleh karena itu saya apresiasi kegiatan ini sebagai formalitas dan simbolis untuk kita bergerak dilapangan setiap kabupaten Kota di Sumbar dalam rangka untuk memgendalikan Covid-19 di Sumbar," kata Irwan Prayitno.

Secara aturan Perda ini dibuat untuk mewujudkan  pentingnya kesadaran masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian penularan Covid-19, dengan melibatkan semua pihak dan peran aktif masyarakat.

"Secara resmi Perda ini sudah satu minggu kami sosialisasikan, walaupun satu minggu rasanya belum cukup. Oleh karena itu kita akan terus laksanakan sosialisasi ke depan tanpa henti. Namun demikian untuk penegakan disiplinnya tetap kita lakukan dan hari ini (10/10) kita mulai," ucap gubernur.

Sosialisasi Perda AKB berjalan terus dikhususkan bagi yang belum terjangkau selama seminggu kemaren tersebut, seperti pemilik restoran, cafe dan juga hotel serta beberapa tempat yang melayani banyak orang untuk ikuti protokol kesehatan.

"Nah ini masih kita sosialisasikan kalau bisa nanti setelah sosialisasi masih belum melakukan protokol kesehatan tentu tahapannya kita akan lakukan  tindakan dan sanksi administratif dengan diberi teguran terlebih dahulu secara tertulis," lanjutnya.

Apabila masih juga tidak melakukan protokol kesehatan, maka pihak aparat gabungan akan berikan tindakan tegas kepada pemilik usaha. 

Setelah itu baru kemudian dilakukan tindakan tegas sesuai dengan Perda dengan harapan pengendalian Covid-19 bisa terkendali. Adanya Perda ini tanda pemerintah sayangi masyarakat dengan cara  semua tim kompak turun ke lapangan.

"Selamat bertugas seluruh tim, semoga sukses, InsyaAllah kita bisa mengendalikan Covid-19 di Sumbar," tutupnya.

(*/ila)


Berita Terkait

Baca Juga