Penerapan Perda AKB, 16 Pelanggar Dijatuhkan Sanksi di Padang Panjang

Penerapan Perda AKB 16 Pelanggar Dijatuhkan Sanksi di Padang Panjang Tampak pelanggar Perda AKB yang dikenakan sanksi sosial oleh petugas di kawasan Pasar Padang Panjang, Sabtu (10/10/2020)(Foto: dok.humas)

Covesia.com - Sikap tegas terhadap pelanggar Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) ditunjukkan oleh Tim penegakan Perda AKB yang terdiri dari Satpol - PP, TNI dan Polri, yang mendapati masyarakat tidak mematuhi perda yang telah disosialisasikan, Sabtu (10/10/2020). 

Setidaknya 16 pelanggar Perda AKB, dijatuhkan sanksi sosial membersihkan fasilitas umum di Pasar Pusat Padang Panjang.

"Hari ini merupakan hari pertama penerapan sanksi sosial atas perda No. 6 tahun 2020 tentang adaptasi kebiasaan baru Provinsi Sumatera Barat, dilaksanakan secara gabungan oleh TNI/POLRI dan SATPOL PP, sempat terjaring beberapa orang warga yang tidak menggunakan masker," ungkap Kadis Pol PP-Damkar melalui Kabid Ketentraman dan Penegakan Perda, Herick Eka Putra. 

Kabid Herick berharap jangan sampai ada lagi masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan Covid-19, khususnya untuk pemakaian masker, karena kedepan sanksinya akan lebih berat sampai kepada denda ADM bahkan bisa ke pidana. 

"Hal ini semata demi melindungi  masyarakat dari seluruh aspek dampak pandemi Covid-19 dan mudah mudahan masyarakat dan kita semua menyadarinya," katanya.

Kasi Ops, Pol PP, Sazali mengatakan 16 orang pelanggar tersebut sudah masuk dalam data base Sipelada (Si Pelanggar Perda). 

"Sanksi akan diakumulasi, bila melanggar lagi, maka akan dijatuhkan sanksi yang lebih berat pada tahap berikutnya," sebutnya.

(deb)


Berita Terkait

Baca Juga