Diguyur Hujan, Aksi Demo Mahasiswa di Depan DPRD Bukittinggi Suarakan Penolakan Omnibus Law

Diguyur Hujan Aksi Demo Mahasiswa di Depan DPRD Bukittinggi Suarakan Penolakan Omnibus Law Aksi demo mahasiswa di depan DPRD Bukittinggi, Jumat (9/10/2020)(Foto: Debi/ Covesia)

Covesia.com - Ribuan mahasiswa kota Bukittinggi yang tergabung dalam gerakan mahasiswa Bukittinggi melakukan aksi demo di depan kantor DPRD setempat, Jumat (9/10/2020).

Meski diguyur hujan aksi demo tuntutan mahasiswa penolakan UU Omnibus Law tetap berjalan lancar dan aman.

Sebelumnya mahasiswa melakukan aksi long march dari lapangan kantin hingga depan DPRD Kota Bukittinggi yang dikawal oleh pihak kepolisian.

Dalam aksinya setiap perwakilan orasi gerakan mahasiswa Bukittinggi menyampaikan sejumlah tuntutan terkait penolakan UU Omnibus Law yang ditetapkan DPR RI yang merugikan rakyat.

Adapun tuntutan aksi mahasiswa didepan gedung DPRD Bukittinggi diantranya : 

1. Meminta presiden untuk menertibkan peraturan pengganti undang-undang (PERPU).

2. Mendesak ketua DPRD dan Plt Walikota untuk menanda tangani surat penolakan UU Omnibus Law cipta kerja dan menyatakan sikap secara lisan dan tulisan.

3. Mendesak ketua DPRD dan Plt Walikota Bukittinggi untuk menyampaikan pernyataan penolakan tersebut secara langsung kepada presiden hari ini dan paling lambat hari Senin (13/10/2020) dengan dikawal oleh perwakilan mada ke bandara. 

4. Pemda Bukittinggi diwajibkan mengadakan konferensi pers bersama perwakilan massa aksi setelah memberikan penyataan penolakan tersebut di Bukittinggi pada hari Selasa (13/10/2020) dengan menampilkan bukti tertulis dan dokumentasi berupa foto dan video.

5. Memdesak seluruh perwakilan fraksi yang ada di DPRD Kota Bukittinggi untuk menanda tangani penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja.

6. Mendesak DPC partai yang memiliki fraksi di DPRD Kota Bukittinggi untuk menyatakan penolakannnya dalam bentuk baliho yang dipasang pada masing-masing kantor DPC partai dalam waktu 3x24 jam.

7. Jika tuntutan tidak dilaksanakan, maka akan ada aksi lanjutan.

(deb)


Berita Terkait

Baca Juga