Gubernur Sumbar Surati DPR RI, Sampaikan Aspirasi Serikat Pekerja se-Sumbar Tentang UU Ciptaker

Gubernur Sumbar Surati DPR RI Sampaikan Aspirasi Serikat Pekerja seSumbar Tentang UU Ciptaker Aksi unjuk rasa ribuan massa tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja di depan gedung DPRD Sumbar, Rabu (7/10/2020)(Foto: Laila)

Covesia.com - Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno surati Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia guna menyampaikan aspirasi serikat pekerja/serikat buruh se-Sumbar tentang UU Cipta kerja (Ciptaker).

"Dengan disahkannya Undang-undang tentang Cipta Kerja oleh DPR RI, 5 Oktober lalu menimbulkan aksi unjuk rasa yang menolak undang-undang Omnibus law cipta kerja oleh serikat pekerja/buruh di Sumbar," jelas Irwan dalam keterangan tertulisnya dengan nomor 050/1422/Nakertrans/2020 tertanggal, Kamis (8/10/2020).

Lebih lanjut, kata Irwan sehubungan dengan hal tersebut, pemerintah Provinsi Sumbar menyampaikan aspirasi dari serikat pekerja atau serikat buruh di Sumbar yang menyatakan menolak disahkannya undang-undang omnibuslaw yang dimaksud. 

Sementara itu, unjuk rasa mengenai penolakan omnibuslaw terus dilakukan, tak hanya oleh buruh tapi juga mahasiswa, organisasi, bahkan siswa di DPRD Sumbar. 

Dari catatan Covesia.com aksi unjuk rasa penolakan mulai dilakukan semenjak hari Rabu (7/10/2020). Peserta aksi memadati kantor DPRD Sumbar dari pukul 14.00 siang hingga magrib dan dilanjutkan hari ini, Kamis (8/10/2020).

(ila)


Berita Terkait

Baca Juga