Padang Panjang Sosialisasikan Perda AKB dari Provinsi

Padang Panjang Sosialisasikan Perda AKB dari Provinsi Walikota Padang Panjang, Fadly Amran, saat sosialisasi Perda AKB di kawasan Pasar Padang Panjang, Kamis (8/10/2020)(Foto: dok.humas)

Covesia.com - Pemerintah Kota Padang Panjang mengikuti Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dari Provinsi terkait pencegahan penyebaran Covid-19, Kamis (8/10/2020).

Sosialisasi disampaikan langsung oleh Rektor UNP Prof. Drs. Ganefri, M.Pd, Ph. D untuk tindakan pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Sumatera Barat, khususnya Padang Panjang.

Perda AKB yang diterapkan memuat tentang sanksi administratif bagi pelanggar protokol kesehatan, mulai dari kerja sosial, denda serta sanksi pidana bagi yang tidak mengenakan masker di luar rumah.

Walikota Padang Panjang, Fadly Amran menjelaskan penerapan perda ini tentunya diharapkan adanya kontribusi dari Pemko dalam memutuskan mata rantai penyebaran virus Covid-19.

"Melalui sosialisasi Perda AKB ini, kita harap dapat membantu mengubah perilaku masyarakat yang masih belum paham tentang wabah Covid19," katanya.

Ia mengatakan kedepan Provinsi Sumbar khususnya Padang Panjang tentunya akan segera memberlakukan sanksi-sanksi yang terdapat dalam perda nomor 6 tahun 2020 ini.

"Kita harap masyarakat Padang Panjang patuh dan tidak ada yang terkena oleh sangsi tersebut, namun jika sebaliknya tentunya kita akan langsung ambil tindakan sesuai dengan sanksi yang ada dalam perda ini," tegas Wako.

Ketua Tim Sosialisasi Perda No 6 tahun 2020 Yusron menyebutkan didalam perda ini terdapat sanksi-sanksi pelanggaran bagi masyarakat yang tidak menyediakan dan mematuhi protokol kesehatan.

"Sanksi tersebut berupa tindak pidana, denda dan lainnya, sehingga nantinya penerapan ini dapat dipatuhi oleh masyarakat agar pemutusan mata rantai Covid-19 ini dapat berkurang," sebutnya.

Usai penerapan sosialisasi perda, pemko beserta tim dan rombongan lainnya berlanjut menyalurkan masker kepada masyarakat ke area pasar pusat Padang Panjang. 

(deb)

Berita Terkait

Baca Juga